Kasat Reskrim Pimpin Operasi Penangkapan
Kapolres : Sebelum Beraksi, 3 Penjambret Intip "Proyek" ke Bank Sendirian

3 Pelaku Jambret yang Tewaskan Mulyono di Jalan Sudirman Pekanbaru Akhrinya Diringkus Polresta Pekanbaru | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Dua hari pasca kejadian perampokan maut yang menewaskan Mulyono (58) di Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, akhirnya pelaku berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Pekanbaru, Rabu (29/10/14) dini hari di Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. [Baca : Polresta Pekanbaru ringkus 3 penjambret yang tewaskan Mulyono]
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Robert Haryanto Watratan mengatakan, ketiga pelaku diringkus pada Selasa (28/10/14), dan Rabu (29/10/14), Amin Fauzi (37), Edison Efrizal Purba (29) dan Monang Simanjuntak (34).
"Pelaku pertama yang diciduk yakni Edison, pada Selasa (28/10/14) malam, pukul 21.00 Wib, dijalan Amalyah, Desa Tanah Merah Siak Hulu Kabupaten Kampar, yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Kompol Hariwiawan Harun," ujar Robert.
Setelah ditangkap, kata Robert, pelaku mengakui perbuatannya, kemudian petugas melakukan pengembangan dari informasi pelaku pertama.
Dari informasi ini, polisi lalu melakukan pengejaran kepada Monang Simanjutak alias Monang, dan berhasil menciduknya di Jalan Pandau Jawa, Desa Baru Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Rabu (29/10/14) dini hari pukul 01.00 Wib.
"Dan pelaku terakhir yang kita tangkap adalah Amin Fauzi didesa Tanjung Sawit Jalur II Simpang Robert Kecamatan Tapung Kampar, Rabu (29/10/14) pukul 06.00 Wib," kata robert.
Dari ketiga pelaku, kata Robert, dua diantaranya merupakan residivis yang berulang kali keluar masuk penjara, yakni Monang Simanjuntak, dan Amin Fauzi atas kasus yang sama, yaitu perampokan.
Mereka ini, lanjut Robert, sudah merencakan perampokan itu sejak bulan Juli 2014, antara Edison dan Monang selaku perencana, dengan kode "Proyek".
"Mereka menyebut perampokan ini dengan kata 'proyek'. Mereka menarget korban (Mulyono), karena kebiasaannya setiap hari Senin mengantarkan uang dalam jumlah banyak ke Bank Permata, tanpa pengawalan, menggunakan motor, dimana uang disimpan didalam dijaket," jelas Robert.
Selain pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti lainnya berupa uang tunai Rp 30 Juta dari tangan Monang, sepeda motor dan pakaian Safari yang digunakan saat mengeksekusi korban. Sementara pada Edison Purba polisi menyita uang sekitar Rp 3.300.000.
Sedangkan, pelaku lainnya yang tengah diburu saat ini inisial YP, selaku eksekutor yang menarik dan mengambil jaket korban. "Tak menutup kemungkinan, ada pelaku lainnya, karena bisa saja ada pelaku lain, nanti kita infromasikan lagi," terang Robert. [Pan]

