Sahrin: Bidik Eksekutor Lompatan Indonesia Maju

Soal Kabinet, Relawan Jokowi: Pak Moeldoko lebih tahu siapa yang pro Indonesia Maju

Penulis : admin | Sabtu, 06 Juli 2019 - 22:56 WIB

Relawan Jokowi - Maruf Riau H Muhammad Sahrin Saat Menggelar Acara Berbuka Puasa Bersama Dengan Anak Yatim Panti Asuhan Sekaligus Syukuran Kemenangan Beberapa Wakru Lalu | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Pengumuman Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Pemilu dan Pilpres 2019, beredar nama-nama Calon Menteri Koordinator, Menteri Kabinet, Pejabat Setingkat Menteri, Kepala Lembaga Pemerintah Setingkat Kementerian dan Kepala Lembaga Non Struktural. 

Banyaknya ragam spekulasi ini, Relawan Jokowi - Ma'ruf Provinsi Riau H Muhammad Sahrin mengajak baik pendukung agar menyerahkan sepenuhnya urusan Bursa menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II ini kepada Jokowi - Maruf.

Menurutnya, semangat setelah kemenangan harus tetap konsisten dijalankan seperti saat berjuang dalam pemenangan, yaitu demi Indonesia Maju. Siapa pun boleh memberi usul asal tetap menyerahkan keputusan final kepada Jokowi - Maruf.

"Kita serahkan saja kepada Bapak Jokowi. Kemarin soal Wapres kita percayakan ke beliau. Sekarang setelah menang harusnya begitu juga. Boleh kita usulkan tapi tidak ngotot-ngototan. Pak Jokowi lebih tahu kebutuhannya seperti apa," kata Sahrin yang juga menjabat Direktur Relawan TKD Riau, Minggu (07/06/19).

Dijelaskannya, usulan dari Lembaga Survei maupun Pengamat Politik serta koalisi, tidak semua berdasarkan data latar belakang kinerja. Seharusnya, kata Sahrin, figur yang diusulkan itu, harus disertai rekam jejak yang faktual agar komitmennya menjalankan visi Indonesia Maju tidak diragukan lagi.

Menurut Sahrin, hanya Jokowi dan Stafnya yang paling tahu soal Menteri mana yang dinilai mampu mengeksekusi visi Indonesia Maju.

"Yang tahu soal kinerja Menteri Kabinet Indonesia Kerja Jilid I adalah Pak Jokowi sendiri dan orang dilingkungannya terutama Kepala Staf yaitu Pak Moeldoko. Karena Pak Moeldoko selalu menampung aspirasi rakyat dan bertindak taktis menjalankan visi dan program prioritas Presiden," ujar Sahrin.

"Jadi, beliau tahu betul Menteri mana yang ABS (Asal Bapak Senang, red), Menteri mana yang lebih loyal ke Partai daripada ke Negara, atau figur-figur mana yang memang benar-benar mampu sebagai eksekutor 'lompatan' Indonesia Maju," sambungnya.

Menurutnya, publik bisa menilai pikiran Jokowi dari bahasanya yang sering sekali melontarkan kata 'lompatan-lompatan'.

"Dari bahasa pak Jokowi kita bisa simak, Kabinet berikutnya, harus dan wajib mau mengeksekusi visi 'lompatan' itu. Dan, Pak Moeldoko selaku yang setiap hari bersama Jokowi, tentu tahu sosok-sosok itu," urainya.

Namun, lanjut Sahrin, hak setiap kelompok dan pendukung memberikan usulan demi kebaikan bangsa. Namun, semua pertimbangan itu tentu akan dianalisa dan akan diputuskan oleh Jokowi-Maruf.

"Contohnya, kami orang Riau mengusulkan Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau Datuk Seri Sahril Abu Bakar duduk di kabinet. Selain kualitas, juga karena Datuk Sahril selama ini cepat respon atas aspirasi perjuangan masyarakat. Juga karena, pulau Sumatera ini kan identik dengan Dunia Melayu dan menurut kami 'jantung' Sumatera saat ini adalah Riau. Kita usulkan, tapi semua tergantung Datuk Seri Setia Amanah Negara Jokowi kan?," katanya. (*)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :