Hakim Bui 3 Bulan Caleg di Meranti Janjikan Materi Saat Kampanye

Penulis : user | Rabu, 08 Mei 2019 - 10:45 WIB

Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Majelis hakim Pengadilan Negeri Bengkalis, Provinsi Riau menjatuhkan pidana tiga bulan kurungan kepada Hafizan Abbas Calon Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dapil 1 partai PKB.

Dalam  putusannya di Pengadilan Negeri Bengkalis, Selasa kemarin (8/5), hakim ketua Annisa Sitawati menyatakan caleg dengan nomor urut 1 itu terbukti menjanjikan akan memberikan materi lainnya saat melakukan kampanye tatap muka tanggal 13 Maret 2019 lalu. 

Berdasarkan  Pasal 280 ayat 1 huruf J junto pasal 523 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2019 tentang pemilihan umum yang menyatakan bahwa Pelaksana, Peserta Pemilu, dan Tim Kampanye dilarang menjanjikan dan memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu dengan kurungan pidana maksimal selama 2 Tahun dan uang sebesar 24 Juta Rupiah dengan subsider 1 bulan kurungan.

Atas putusan hakim, Aziun Asyaari sebagai kuasa hukum terdakwa Hafizan menyatakan pikir-pikir dahulu.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tohoda Naro, SH menyatakan banding kepada majelis sidang.

Menanggapi putusan hakim PN Bengkalis, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyampaikan apresiasi kepada Sentra Gakkumdu Kabupaten Meranti. 

"Saya mengapresiasi kinerja Sentra Gakkumdu Kepulauan Meranti. Mereka sangat produktif dalam penegakan hukum pemilu di Riau. Saat ini Sentra  Gakkumdu Kep. Meranti merupakan Sentra Gakkumdu paling banyak mengajukan pidana pemilu yang sampai ke Pengadilan. Siapapun yang melanggar akan kita tindak," katanya.

Kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Saat itu, Haifz menjanjikan  kepada peserta yang hadir berupa 1 (satu) buah Drum air, 1 (satu) buah magic com dan 2 (dua) buah kain sarung untuk setiap rumah, dan meminta kepada peserta untuk memilih Hafizan sebagai Calon DPRD. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :