Polres Bengkalis Lumpuhkan Dua Bandit Rampok

Penulis : user | Selasa, 08 Januari 2019 - 14:44 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Polres Bengkalis berhasil menangkap dua bandit rampok bersenjata api. Salah satunya terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan saat ditangkap. 

"Salah seorang tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur karena melawan petugas," kata Kapolres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmanto, Selasa. 

Keduaa tersangka yang berhasil digulung Tim Gabungan Polres Bengkalis tersebut bernama Ridwan Pohan (26) dan Rokim Rambe (23).

Keduanya berhasil ditangkap Polisi setelah melakukan aksi perampokan di sebuah Toko Kelontong, akhir Desember 2018 lalu. 

Setelah 10 hari dalam pengejaran, kedua bandit tersebut berhasil ditangkap setelah melakukan aksi perampokan disiang bolong dan merampas uang korban sebesar Rp80 juta.

Bahkan, dalam aksinya, Yusuf mengatakan korban sempat melapor ditodong dengan sejenis senjata api. 

Kasus perampokan itu terjadi di Kecamatan Mandau, Bengkalis pada 29 Desember 2018 lalu. Kedua bandit yang saat beraksi menggunakan sepeda motor itu merampoak Susilawati, pemilik toko kelontong di Kota Minyak tersebut. 

Lebih mengejutkan, aksi perampokan dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB siang. Aksi perampokan diawali dengan tersangka berpura-pura membeli rokok dan kemudian langsung menodongkan sejenis senjata api ke korban. 

Dengan cepat mereka menguras harta benda korban, termasuk uang sebesar Rp80 juta. Dari laporan itu polisi langsung menyebar tim ke lapangan. 10 hari kemudian, tersangka pertama bernama Pohan berhasil dibekuk pada Senin (6/1) dinihari kemarin sekitar pukul 03.30 WIB. 

"Saat ditangkap, Pohan melakukan perlawanan sehingga diambil tindakan tegas dan terukur. Dari penangkapan pertama, kami langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap tersangka kedua," ujarnya. 

Kedua tersangka dibekuk Polisi tidak jauh dari lokasi perampokan. Dari penangkapan itu, Yusuf mengatakan jajarannya menyita empat unit ponsel pintar, sepeda motor Vixion, serta uang hasil kejahatan yang hanya tersisa Rp2 juta. Sementara itu, untuk senjata api yang diduga digunakan tersangka dalam melakukan perampokan tersebut masih didalami Polisi. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :