27 Tahun Rohil, Bupati Bistamam Kenang Jasa Pejuang Pemekaran dan Ajak Tatap Masa Depan

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar malam ramah tamah bersama tokoh pendiri dan pejuang pemekaran Kabupaten Rokan Hilir, Minggu (4/10/2026) malam.
Digelar di Gedung Misran Rais, Bagansiapiapi, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir. Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengenang jasa para tokoh yang turut memperjuangkan lahirnya Kabupaten Rohil.
Bupati Rokan Hilir H. Bistamam hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Turut hadir Plt Gubernur Riau yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Riau Zulkifli, S.P., M.H., Ketua DPRD Rohil atau yang mewakili, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, jajaran kepala OPD, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Kehadiran Forum Silaturahmi Pendiri Kabupaten Rokan Hilir yang dipimpin H. Azhar, S.E., M.Si., juga menjadi bagian penting dalam malam tersebut. Sejumlah tokoh pejuang pemekaran seperti Surya Arfan dan Lukman Jamil turut hadir.
Selain itu, acara dihadiri tokoh adat, alim ulama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, guru, para khalifah, pimpinan perbankan, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga insan pers.
Bistamam: Rohil Berdiri dari Perjuangan Panjang
Dalam sambutannya, Bupati H. Bistamam menegaskan bahwa malam ramah tamah tersebut bukan sekadar agenda seremonial.
Menurutnya, pertemuan bersama para pendiri dan pejuang pemekaran menjadi kesempatan penting untuk kembali mengingat sejarah sekaligus memberikan penghormatan kepada mereka yang telah mencurahkan tenaga dan pikiran demi berdirinya Kabupaten Rokan Hilir.
"Kabupaten Rokan Hilir yang kita cintai hari ini dibangun melalui perjuangan yang sangat panjang. Ada pemikiran, tenaga, pengorbanan, kebersamaan, dan semangat luar biasa dari para pendahulu kita. Itulah yang menjadi pondasi kokoh berdirinya daerah yang kita banggakan ini," ujar Bistamam.
Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Rohil, Bistamam menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih kepada seluruh tokoh pendiri dan pejuang pemekaran yang telah memberikan kontribusi dalam sejarah terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tokoh pendiri dan para pejuang pemekaran," katanya.
Usia 27 Tahun, Rohil Harus Berani Melangkah
Memasuki usia ke-27 tahun, Bistamam mengajak masyarakat tidak hanya terpaku pada perjalanan masa lalu. Sejarah, kata dia, harus menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Pada peringatan Hari Jadi tahun ini, Pemkab Rohil mengusung tema "Maju, Berbudaya, dan Berkelanjutan".
Bistamam menjelaskan, kata maju mencerminkan tekad agar Rohil terus berkembang melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembangunan infrastruktur yang merata serta pembukaan lebih banyak peluang bagi generasi muda.
Sementara berbudaya menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh membuat Rohil kehilangan identitas.
Nilai-nilai Melayu, adat istiadat, agama, budaya dan kearifan lokal harus tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat.
Adapun berkelanjutan, menurut Bistamam, bermakna pembangunan yang dilakukan saat ini harus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
"Berikutnya berkelanjutan, pembangunan yang dilaksanakan hari ini harus memberikan manfaat jangka panjang, bukan hanya untuk generasi saat ini tetapi juga untuk anak cucu di masa depan," jelasnya.
Melanjutkan Perjuangan Para Pendiri
Bistamam menekankan bahwa ketiga pilar tersebut harus menjadi semangat bersama dalam melanjutkan perjuangan para pendiri Kabupaten Rokan Hilir.
Pemerintah daerah, masyarakat, tokoh adat, pemuda, dunia pendidikan, pelaku usaha hingga seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat mengambil peran dalam membangun Rohil sesuai tantangan zaman.
"Inilah yang menjadi semangat kita bersama di dalam melanjutkan perjuangan para pendiri Kabupaten Rokan Hilir," tutur Bistamam.
Usai penyampaian arahan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog bersama para tokoh pendiri dan pejuang pemekaran. Suasana semakin hangat saat jajaran Pemkab Rohil bersama para tokoh dan veteran pejuang pemekaran mengabadikan momen melalui sesi foto bersama.
Malam ramah tamah tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan 27 tahun Kabupaten Rokan Hilir tidak terlepas dari perjuangan panjang para pendahulu, sekaligus menjadi penegasan bahwa sejarah harus menjadi pijakan untuk membawa daerah berjuluk Negeri Seribu Kubah itu melangkah menuju masa depan. (*)

