Boyong Keluarga Besar, Roni Amriel Silaturahmi dan Reses di Kecamatan Lima Puluh

Penulis : admin | Jumat, 16 November 2018 - 20:45 WIB

FOTO BERSAMA - Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel SH MH bersama Keluarga Besar dan Warga Kelurahan Sekip Kecamatan Lima Puluh, berfoto bersama | Beritariau.com2018

Beritariau.com Pekanbaru - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Partai Golkar, Roni Amriel SH MH, kebanjiran aspirasi saat menggelar reses di Jalan Gunung Kelud RT 03 RW 06, Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru, Jum'at (16/11/18).

Dari pantauan, reses Ke III yang dilaksanakan oleh Ketua Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru ini, tampak sedikit berbeda. Roni memboyong Ayah, Ibu, Istri serta anaknya dan memperkenalkannya dihadapan ratusan warga yang hadir.

Reses yang dilaksanakan di penghujung tahun ini menyerap berbagai aspirasi, seperti persoalan infrastruktur, ekonomi serta bantuan sosial lainnya.

Seperti aspirasi yang disampaikan Ketua RT 03 Kelurahan Sekip, Kecamatan Lima Puluh, Superi. Dalam aspirasinya, dia mengatakan bahwa daerah tempat tinggalnya saat ini rawan dengan banjir. Dia berharap ada solusi dalam penanganan banjir yang selalu datang di akhir tahun.

"Daerah kami ini daerah respan air. Belakangan sering terjadi banjir. Kami berharap ada jalan keluar mengatasi ini melalui instansi terkait dalam mengurangi banjir di RW 06," Kata Sopari, dalam aspirasinya.

Warga lainnya, Sri Mulyani, meminta ada bantuan dalam penanganan ekonomi warga berupa bantuan mesin teknologi. Sebab, saat ini di lingkungannya ada warga yang kurang mampu dan bekerja sebagai buruh cuci dari rumah ke rumah.

"Kalau ada bantuan mesin cuci jadi mudah pak. Tidak perlu lagi mencuci dengan cara tradisional. Dan dengan mesin ini bisa menghasilkan untuk ekonomi warga," terangnya.

Dilain hal, Warga RT 02 RW 02, Ilyas mengeluhkan persoalan jalan yang mulai rusak di sepanjang jalan Tengku Zainal Abidin. Dia berharap ada penanganan serius dalam melakukan revitalisasi jalan yang sudah dimakan usia tersebut.

"Panjang jalan 40 meter pak. Itu jalan sudah retak-retak dan pecah-pecah. Kalau bisa dibantu untuk dilakukan semenisasi," pintanya.

Usai reses, Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Roni Amriel menjawab semua keluhan dan aspirasi dari warga tersebut. Menurutnya, persoalan banjir titik persoalannya ada di sistem drainase. Untuk menangani persoalan banjir ini perlu penanganan holistic.

"Perlu program komprehensif untuk mengatasinya. Kalau parsial tak akan selesai. Bahkan mitra kerja kita Dinas PUPR Kota Pekanbaru juga mengatakan, mengatasi banjir ini tidak bisa setengah-setengah," Kata Roni.

Menurutnya, dalam mengatasi persoalan banjir yang ada di Daerah Pemilihan (Dapil) nya itu, perlu pematangan tersistematis dan terukur seperti pembuatan masterplan terlebih dahulu.

"Jika memungkinkan banjir ini di Multiyears kan. Kita tuangkan kedalam anggaran dalam memprioritaskan masalah banjir. Meskipun penyelesaiannya bertahap," jelasnya.

Masalah jalan yang rusak dan perlu penambalan juga terjadi di kecamatan lainnya yang ada di Kota Pekanbaru. "Sebenarnya tidak hanya penambalan bahkan harus overlay, Karena daya aspal sudah berkurang karena faktor umur tidak memungkinkan," ungkapnya.

Masalah ekonomi warga juga menjadi perhatiannya. Seperti di dalam 1 RT ada 3 orang buruh cuci yang dirasa perlu dibantu dalam meningkatkan perekonomiannya.

"Seharusnya ini menjadi tanggungjawab pemerintah. Termasuk masalah sosial lainnya seperti  posyandu. Kita berharap ada perhatian yang serius untuk keluar dari faktor kesulitan warga tersebut," tutupnya. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :