Polresta Pekanbaru Sebut Mayat Mengapung Adalah Dokter

Penulis : user | Senin, 12 November 2018 - 17:28 WIB

Penemuan Mayat Gegerkan Warga Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Warga Pekanbaru dikejutkan dengan penemuan mayat mengapung di Sungai Sail, Senin hari ini. Mayat tersebut ditemukan mengapung dalam kondisi telungkup. 

Usut punya usut, ternyata mayat seorang pria itu adalah seorang dokter yang sempat hilang sejak akhir pekan kemarin. Mayat itu teridentifikasi bernama dr Mukhlis (72) yang ditemukan mengambang di Sungai Sail, Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenaya Raya Kota Pekanbaru pagi tadi sekitar pukul 08.30 WIB. ‎ 

Dokter spesialis Telinga Tenggorokan dan Hidung (THT) dan juga pemilik sebuah apotek di Jalan Jenderal Ahmad Yani itu sebelumnya dilaporkan hilang dari rumahnya sejak Sabtu (10/11).

Kasubag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia menyebutkan, jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi.

‎"Awalnya seorang pedagang sayur Mustofa ‎(32) saat mau buang air kecil di belakang Pos Security melihat ke arah sungai tepatnya di bawah jembatan ada sesosok mayat dikira boneka. Begitu didekati ternyata jasad korban," kata Budhia.

Kemudian Mustofa memberitahukan temuan mayat itu ke seorang satpam Perumahan Jondul Lama di sekitar lokasi Wesly (45). ‎Dan kejadian itu dilaporkan ke ketua RT 05 RW 01 Kelurahan Bambu Kuning Kecamatan Tenayan Raya. 

"Selajutnya pihak RT 05 memberitahukan ke Polsek Tenayan Raya. Kemudian mayat diangkat dan dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk di lakukan visum dan tindakan lebih lanjut," jelas Budhia.

Budhia menyebutkan, saat ditemukan kondisi korban menggunakan ‎celana pendek kain warna krem, serta baju kaos warna coklat, dan menggunakan jam tangan stainless di bagian tangan kiri. 

"Kasus temuan mayat ini sedang didalami, kita masih menunggu hasil otopsi dari RS Bhayangkara," pungkasnya. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :