Relawan Melayu Duri

Relawan Jokowi minta LAMR beri Jokowi Gelar Adat

Penulis : admin | Selasa, 30 Oktober 2018 - 14:42 WIB

BAJU ADAT - Penampilan Presiden RI Joko Widodo Berbaju Adat Melayu Saat Membagikan Sertifikat Tanah di Kabupaten Rokan Hilir | Istimewa

Beritariau.com, Duri - Relawan Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden RI Joko Widodo -Maruf Amin dari Kesatuan Suku Melayu (Raja Kesuma), berharap kepada Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau untuk memberikan gelar kehormatan atau Gelar Adat kepada Presiden RI, Ir Joko Widodo.

Hal itu disampaikan langsung Ketua Raja Kesuma, Willy Iswadi ST pada acara deklarasi dan pernyataan sikap mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Jokowi-Maruf Amin pada Pilpres 2019 yang akan datang. 

"Kami Relawan Jokowi-Maruf Amin dari Kesatuan Suku Melayu (Raja Kesuma) sangat menjunjung tinggi keberadaan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR). Kami memohon kepada LAMR Provinsi Riau untuk sudi kiranya memberi gelar kehormatan atau gelar adat kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir Joko Widodo yang sudah jelas-jelas memberi kontribusi dan perhatian khusus terhadap kemajuan Provinsi Riau," katanya, dikutip dari riaupotenza, Selasa (30/10/18).

Tak hanya itu, bahkan relawan Jokowi-Maruf Amin juga menyatakan siap sedia menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kami relawan Jokowi-Ma'ruf Amin mendukung penuh dan siap untuk memenangkan Bapak Ir Joko Widodo bersama KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden RI 2019-2024," sebutnya.

Dikesempatan itu, Willy menyampaikan sebagai warga negara Republik Indonesia berhak memiliki pandangan dan menentukan hak pilih dalam pemilihan umum, khususnya Pilpres 2019.

Apalagi, dalam pembangunan nasional Presiden Joko Widodo memiliki perhatian khusus terhadap tanah Melayu Provinsi Riau.

Sebanyak-banyak presiden yang telah menjabat selama 33 tahun, kata Willy, mungkin presiden yang selalu pulang balik dan selalu datang ke tempat kita ini adalah presiden Joko Widodo.

"Salah satu keberhasilan Bapak Joko Widodo adalah mengambil alih Blok Rokan yang dikelola asing, yakni Chevron sebelumnya. Pengambil alihan Blok Rokan ini tentu akan berpengaruh pada DBH Migas Kabupaten Bengkalis," jelasnya. 

"Selain juga telah dibangunnya jalan tol dari Pekanbaru-Dumai. Ini jelas akan memperpendek jarak tempuh. Sehingga akan meningkatkan dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di masa yang akan datang," pungkasnya.‎[red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :