Penggiat Anti Korupsi Demo Walikota Pekanbaru

Aktivis: Walikota Firdaus Muka Manis, Lagak Santun, Perangainya.. Luar Biasa !

Aktivis: Walikota Firdaus Muka Manis, Lagak Santun, Perangainya.. Luar Biasa !

Sejumlah Aktivis Anti Korupsi di Pekanbaru Demo Walikota Pekanbaru | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Sejumlah aktivis anti korupsi di Pekanbaru, Jumat (17/10/14), "menyerbu" kantor Walikota Pekanbaru mencari Walikota Firdaus MT. Tak ketemu, mereka bergerak menuju rumah dinasnya (rumdis) di Jalan Ahmad Yani.

Kedatangan para aktivis yang tergabung dalam Barisan Rakyat Anti Korupsi (Bara Api) ini, meminta pertanggungjawaban Firdaus MT terkait sejumlah dugaan korupsi di jajarannya.

Diantaranya, dugaan bagi-bagi proyek secara Penunjukan Langsung (PL) kepada 45 Anggota DPRD Pekanbaru 2009 - 2014 di Dinas Cipta Karya yang diduga merugikan negara sebesar Rp 3 Milyar karena dipecah-pecah menjadi kecil.

"Ini bertentangan dengan Perpres 70 tahun 2014," kata Koordinator Lapangan (Korlap) Bara Api, Irwan dalam orasinya.

Menurut Irwan, para anggota DPRD itu menerima 15 persen atau senilai Rp4500 Juta sebagai uang muka alias fee proyek.

[Baca : Diduga Pemecahan Proyek Untuk "Jatah", IMD : Apa Mungkin Walikota Pekanbaru Tak Tahu?]

Selain itu, Bara Api juga menyoroti dugaan korupsi dalam Pengadaan Lahan Kantor Walikota di Kecamatan Tenayan Raya yang tengah diselidiki oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.

Dimana, sejumlah pejabat telah diperiksa oleh Jaksa terkait kasus itu. [Baca : Jaksa Periksa Pejabat Pemko Pekanbaru Terkait Lahan di Tenayan Raya]

Kasus lainnya, Bara Api juga menilai pemberian beasiswa kepada sejumlah oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah tidak pantas. [Baca : Tak Semua PNS Pekanbaru Kembalikan Uang Beasiswa]

"Temuan BPKP, para PNS itu dilarang menikmati dana beasiswa," kata Irwan.

Bahkan, para aktivis ini juga kasus Pengadaan Tenda Membrane senilai Rp 2 Milyar di rumah dinasnya diusut tuntas. Mereka menilai, pengadaan tenda sebesar itu, tidak rasional. [Baca : Tenda Mewah 2 M di Rumah Wako, Jalan ke SMPN 37 Pekanbaru Berlumpur]

Para demonstran ini meminta seluruh dugaan itu harus dipertanggungjawabkan oleh Firdaus MT. Mereka menilai, sikap manis Walikota Firdaus MT hanya pura-pura.

"Itu semua lumbung korupsi. Walikota kita ini bermuka manis, lagaknya santun. Tapi, perangainya luar biasa," tegas Irwan saat orasi.

Dikatakan Irwan, pembangunan di Pekanbaru yang nampak, hanya dikerjakan oleh Pemerintah Provinsi. Sementara Pemko Pekanbaru hanya menyumbang tanah. [mar/red]

Tags :# politik