Pelaku Kerjasama dengan Sopir

Dirampok, Ibu Penjual Lontong di Pekanbaru Ini Diikat dan Dibuang ke Jalan

Dirampok, Ibu Penjual Lontong di Pekanbaru Ini Diikat dan Dibuang ke Jalan

Sumaryani Warga Jalan Mekar Sari Kecamatan Bukit Raya Ditemukkan Warga dengan Kondisi Terikat di Pinggir Jalan | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Perampokan semakin marak di Kota Pekanbaru. Kali ini, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Sumaryani (44) warga Jalan Mekar Sari Kecamatan Bukit Raya, disekap setelah dibius oleh pelaku yang bekerja sama dengan sopir angkutan umum.

"Dari laporan, korban mengaku diberikan air mineral gelas oleh pelaku yang telah dicampur sesuatu hingga akhirnya korban tak sadarkan diri saat berada di dalam angkutan umum," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya Iptu Arry Prasetyo kepada wartawan Minggu (12/10/14).

Meski belum ada satu pun pelaku yang ditangkap. Arry mengatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki kasus itu. Dugaan sementara, pelaku diracuni dan dan disekap sebelum dirampok.

Dari laporan, Arry mengatakan bahwa peristiwa yang dialami korban pada Sabtu (11/10/14) malam itu, bermula ketika korban tengah menaiki angkutan kota (angkot) dari Jalan Tuanku Tambusai.

Saat di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Simpang Ardath, lalu korban menumpang ojek kemudian turun dan selanjutnya menggunakan angkutan umum jurusan Panam ke Pasar Cik Puan Jalan Tuanku Tambusai untuk menyambung angkutan umum menuju rumahnya.

Saat berada di dalam angkutan umum jurusan Panam ke Pasar Cik Puan, pelaku yang menggunakan helm yang diduga bekerja sama dengan sopir angkot itu, dengan sikap ramah mengajak korban mengobrol.

Dalam pembicaraan itu, korban dicoba diramal oleh pelaku sambil diberikan minuman air mineral gelas yang diduga sudah dicampur sesuatu yang membuat korban tak sadarkan diri.

Setelah tersadar, korban mendapati dirinya berada di pinggir jalan yang sepi dalam kondisi tangan dan kaki diikat serta mulut dibekap kain.

Tak lama kemudian, warga menemukan korban di Jalan Karya I Kecamatan Bukit Raya dan langsung membawanya ke RS Bhayangkara. Beruntung, nyawanya terselamatkan.

Akibat kejadian itu, Sumaryani yang mengaku sebagai penjual lontong itu kehilangan uang Rp3 juta yang dibawa kabur pelaku. [Pan]

Tags :# hukum