Firdaus MT dilema tertibkan Gojek di Pekanbaru. Ini alasannya
Ilustrasi
Beritariau.com Pekanbaru - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT, mengaku dilema saat menyuruh anak buahnya menertibkan transportasi online roda dua, Gojek, yang saat ini sudah mulai tumbuh subur dan menjamur di kota bertuah.
Dilematis yang diungkapkan Firdaus MT menyusul layanan transportasi massal, Trans Metro Pekanbaru (TMP) yang kedepannya akan mati suri karena saat ini, layanan transportasi massal lambat laun diprediksi akan tenggelam oleh layanan transportasi online.
"Tujuan dari bus TMP ini dibuat oleh Pemko Pekanbaru untuk mengurangi arus kendaraan di jalan. Sehingga masyarakat beralih menggunakan transportasi massal. Kita minta transportasi online mematuhi semua aturanlah," kata Firdaus, kepasa wartawan, Rabu (14/06/17).
Dia tidak menapik, saat ini transportasi berbasis online sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Selain nyaman dan cepat, transportasi ini mengikuti perkembangan dunia digital yang berkembang saat ini.
"Memang layanan transportasi online ini sangat dibutuhkan. Harusnya dengan masuknya layanan transportasi online ini tidak membunuh transportasi lainnya. Tentunya harus dikombinasikan," terangnya.
Meskipun saat ini tidak sedikit masyarakat beralih dari layanan konvensional ke layanan online, dalam perkembangannya, setiap transportasi yang dibuat harus mengikuti regulasi, sehingga tidak bertabrakan dengan aturan yang dibuat diatasnya.
"Kita memang butuh teknologi, akan tetapi Undang-undang harus ditegakkan dan konsumen harus dilindungi. Pemerintah pusat harus segera membuat regulasi," pintanya. [bam]

