Ternyata Pemko Pekanbaru menyisakan hutang hingga Rp800 miliar

Ternyata Pemko Pekanbaru menyisakan hutang hingga Rp800 miliar

DENGARKAN KAMPANYE - Warga Jalan Selindit RT 2 RW 2 Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, Selasa, malam, kemarin dalam kampanye dialogis pasangan Bibra-Said (BISA) | Beritariau.com

Beritariau.com Pekanbaru - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, ternyata meninggalkan hutang hingga Rp800 miliar. Angka yang cukup fantastis ini tergolong cukup besar, mengingat selama ini persoalan tersebut tidak pernah terjadi di Kota Pekanbaru.

Hal itu diungkapkan dalam Calon Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, H Said Usman Abdullah (SUA) saat melakukan kampanye dialogis di Jalan Selindit RT 2 RW 2 Kelurahan Kampung Melayu Kecamatan Sukajadi, Selasa, malam, kemarin.

Dia mengaku heran atas hutang Rp800 miliar itu dan untuk kali pertamanya membuka sejarah di Kota Pekanbaru. Untuk itu, perlu ada perubahan dalam menetralisir dan mengembalikan Kota Pekanbaru agar kembali baik kedepannya.

"APBD Pekanbaru di tahun 2017 mendatang minus lebih kurang Rp800 miliar. Dan ini mengagetkan kita semua kemana uang Pemerintah ini larinya," kata SUA dalam kampanye dialogisnya kepada warga.

Dengan persoalan yang kacau dalam sistem yang ada di tubuh Pemko Pekanbaru sekarang, dia meminta warga lebih jeli dan selektif lagi dalam memilih pemimpin kedepannya. 

SUA dalam hal ini mengatakan, bila diamanahkan oleh masyarakat Pekanbaru, dia akan melakukan program yang telah disiapkan dan bersentuhkan langsung ke masyarakat.

Dalam sambutannya, calon nomor 5 ini juga menggaransi pasangannya tidak akan pernah pecah kongsi jika diberi amanah menjadi pemimpin kedepan.

"Saya jamin kamintidak akan pecah kongsi, apalagi warga sulit menemui kami, saya yang akan menemui warga nanti langsung. Kami tetap komitmen menjalankan roda pemerintahan dengan baik kedepan," tutupnya. [bam]