Harga sembako naik jelang natal, Pemko diminta intervensi

Harga sembako naik jelang natal, Pemko diminta intervensi

Ilustrasi

Beritariau.com Pekanbaru - Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, meminta Pemko Pekanbaru melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan intervensi terhadap kebutuhan pokok. Penekanan ini, menyusul naiknya harga bahan pokok yang ada di pasar jelang natal dan tahun baru.

"Harus ada langkah antisipasi untuk mengendalikan harga sembako sebelum lonjakan harga terjadi," kata Azwendi, Selasa (13/12/16).

Menurutnya, dengan agenda rutin yakni melakukan operasi pasar dan program pasar murah yang dilakukan oleh Disperindag, dia tidak yakin cara tersebut efektif. Sebab, cara tersebut dinilai klasik dan sudah dibaca di tengah lonjakan harga pasar. 

"Khawatir kita ini, dampaknya hanya sesaat saja dan hanya dirasakan kalangan tertentu," ungkapnya.

Tanpa adanya intervensi dari pemerintah berupa regulasi patokan harga maka potensi kenaikan harga kebutuhan bahan pokok akan sulit dikontrol oleh penjual terhadap pembeli.

"Kita inginkan pemerintah berpihak terhadap kepentingan konsumen, maka harga jangan hanya diserahkan terhadap mekanisme penjual atau pasar saja," ujarnya.

Disamping itu Azwendi juga meminta kepada masyarakat tidak melakukan aksi borong sembako untuk menekan kenaikan harga, karena aksi borong yang dilakukan justru akan memicu terjadinya kenaikan harga.

"Kalau dilakukan aksi borong, seperti hukum pasar, semakin banyak permintaan maka harga akan naik. Ini yang harus diminimalisasi, makanya bila belanja hendaknya sesuai dengan kebutuhan," pungkasnya. [bam]