Tiga Tahun Menanti, Umban Sari Akhirnya Rebut Juara Umum MTQ Rumbai 2026

Tiga Tahun Menanti, Umban Sari Akhirnya Rebut Juara Umum MTQ Rumbai 2026

Beritariau.com, PEKANBARU – Kafilah Kelurahan Umban Sari akhirnya kembali mengukir prestasi dengan merebut gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Rumbai tahun 2026. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri penantian selama tiga tahun untuk membawa pulang piala bergilir Camat Rumbai.

Piala bergilir diserahkan langsung Camat Rumbai, Adzani Benazir, kepada Lurah Umban Sari, Nina Nelmayanti, pada penutupan MTQ di Masjid Nurul Ilmi, Kelurahan Sri Meranti, Sabtu (31/10/2026) sore.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari prestasi para peserta Umban Sari di sejumlah cabang perlombaan. M. Rasyid Ridho, Afifah Luthfiana, dan Syafira Nadia K. berhasil meraih juara pertama di kategori masing-masing. Sementara Fiki Firmansyah meraih juara ketiga kategori remaja putra, sedangkan Violeg Sazia G. meraih juara kedua cabang tahfiz putri.

Camat Rumbai, Adzani Benazir, mengucapkan selamat kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia berpesan agar kemenangan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur'an.

“Bagi yang juara jangan sampai berpuas diri, tapi terus tingkatkan dan kembangkan kemampuan yang dimiliki. Begitu juga bagi yang belum meraih juara, teruslah berlatih guna meningkatkan kemampuan,” pesannya.

Lurah Umban Sari, Nina Nelmayanti, mengaku bersyukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, gelar juara umum merupakan hasil kerja keras peserta, pembina, tokoh agama, serta dukungan masyarakat.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah karena tahun ini meraih juara umum MTQ tingkat Kecamatan Rumbai. Prestasi ini bukan hanya milik peserta, tetapi juga merupakan hadiah untuk seluruh masyarakat Umban Sari,” ungkap Nina.

Ia berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan dan menjadi bekal bagi kafilah Umban Sari untuk bersaing pada MTQ tingkat Kota Pekanbaru hingga jenjang yang lebih tinggi.

Nina menegaskan, pembinaan dan latihan akan terus diperkuat agar para qari-qariah serta hafiz-hafizah mampu tampil maksimal pada kompetisi berikutnya.

Kembalinya piala bergilir setelah tiga tahun menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Umban Sari sekaligus memperkuat semangat melahirkan generasi Qurani berprestasi. (*)