Ringankan Beban Orangtua, Pemko Pekanbaru Salurkan Seragam Gratis untuk 19.900 Siswa

Ringankan Beban Orangtua, Pemko Pekanbaru Salurkan Seragam Gratis untuk 19.900 Siswa

Beritariau.com, PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses pendidikan yang merata bagi masyarakat. Salah satu upaya nyata yang dilakukan yakni melalui program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri pada tahun ajaran 2026/2027.

Sebanyak 19.900 siswa menjadi penerima manfaat program tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi orangtua, terutama dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak pada awal tahun ajaran.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyerahkan secara simbolis bantuan seragam sekolah gratis tersebut di Aula SMP Negeri 6 Pekanbaru, Kamis (29/10/2026). Penyerahan itu turut dihadiri Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar.

Agung mengatakan, perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui pembenahan infrastruktur sekolah, tetapi juga dengan membantu memenuhi kebutuhan dasar para siswa.

“Pemerintah kota bukan cuma benahi infrastruktur sekolah saja, namun hari ini kita membantu para siswa lewat program seragam gratis,” ujarnya usai penyerahan bantuan.

Menurut Agung, program tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap keluhan masyarakat mengenai tingginya biaya perlengkapan sekolah. Dengan adanya bantuan seragam gratis, orangtua diharapkan tidak lagi terbebani sepenuhnya oleh pengeluaran untuk kebutuhan pakaian sekolah anak.

Pemko Pekanbaru mengalokasikan anggaran lebih dari Rp12,4 miliar untuk merealisasikan program tersebut. Anggaran itu terdiri atas Rp5,6 miliar untuk pengadaan seragam siswa SD dan Rp6,8 miliar bagi siswa SMP.

Dari total penerima, sebanyak 8.900 siswa SD mendapatkan bantuan seragam, sementara 11.000 siswa SMP juga menerima manfaat serupa. Dengan demikian, program ini menjangkau hampir 20 ribu pelajar di sekolah negeri yang tersebar di Kota Pekanbaru.

Agung menegaskan, program seragam sekolah gratis tidak hanya dilaksanakan untuk satu tahun ajaran. Pemko Pekanbaru berkomitmen melanjutkan program tersebut pada tahun-tahun mendatang sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak.

“Kami bakal anggarkan setiap tahun. Kami memastikan bahwa program ini terus berlanjut untuk membantu orangtua siswa,” tegasnya.

Ia juga memastikan pendistribusian seragam dilakukan secara bertahap agar seluruh siswa yang terdaftar sebagai penerima dapat memperoleh haknya.

Setiap siswa akan mendapatkan tiga setel seragam, yakni seragam putih-merah untuk tingkat SD, seragam putih-biru untuk tingkat SMP, seragam pramuka, serta seragam olahraga sesuai jenjang pendidikan masing-masing.

Melalui program ini, Pemko Pekanbaru berharap tidak ada siswa yang terkendala memenuhi kebutuhan pakaian sekolah akibat keterbatasan ekonomi keluarga. Selain membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga, bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan kesempatan belajar yang lebih setara bagi anak-anak di Kota Bertuah.

Pemerintah kota pun menegaskan bahwa pembangunan sektor pendidikan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sarana dan prasarana serta perhatian terhadap kebutuhan peserta didik. Dengan dukungan tersebut, anak-anak Pekanbaru diharapkan dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman tanpa dibayangi persoalan biaya perlengkapan sekolah. (*)