Kejar 3.425 Anak Belum Imunisasi, Pemko Pekanbaru Turun Langsung ke Rumah Warga

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mempercepat pelaksanaan program Imunisasi Kejar untuk memastikan 3.425 anak yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap segera memperoleh perlindungan dari berbagai penyakit menular.
Upaya percepatan tersebut dilakukan dengan melibatkan camat, lurah, dan puskesmas. Pemko Pekanbaru menargetkan seluruh anak yang belum diimunisasi dapat terlayani hingga akhir Oktober 2026.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, mengatakan perkembangan pelaksanaan program Imunisasi Kejar menunjukkan hasil positif. Sejumlah kecamatan bahkan tinggal menyelesaikan sebagian kecil sasaran, sementara kecamatan lainnya telah menuntaskan pendataan dan pemberian imunisasi.
Hal itu disampaikannya seusai rapat evaluasi progres Imunisasi Kejar bersama para camat dan lurah di Aula Gedung Utama Kompleks Perkantoran Tenayan Raya, Kamis (8/10/2026).
"Kami terus mengejar target ini sampai akhir bulan. Harapannya, 3.425 anak yang sebelumnya belum imunisasi dapat seluruhnya mendapatkan imunisasi," ujar Markarius.
Menurutnya, imunisasi merupakan langkah penting untuk melindungi anak dari 12 penyakit menular berbahaya. Selain menjaga kesehatan anak, pemberian imunisasi juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian luar biasa (KLB).
Karena itu, Markarius mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi keliru atau hoaks yang dapat menimbulkan keraguan terhadap imunisasi. Ia meminta para orang tua segera membawa anak mereka untuk mendapatkan imunisasi sesuai kebutuhan.
"Kami mengingatkan warga agar anak-anaknya segera diimunisasi. Ini untuk melindungi mereka dari berbagai penyakit menular yang berbahaya," ucapnya.
Camat dan Lurah Diminta Jemput Bola
Untuk mempercepat pencapaian target, Pemko Pekanbaru menginstruksikan seluruh camat dan lurah memperkuat koordinasi dengan puskesmas serta turun langsung ke lapangan mulai Jumat (9/10/2026).
Strategi jemput bola akan dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah anak yang tercatat belum mendapatkan imunisasi. Langkah ini diharapkan dapat menjangkau keluarga yang belum membawa anaknya ke fasilitas kesehatan.
Apabila memungkinkan, anak-anak yang menjadi sasaran juga akan dikumpulkan di lokasi tertentu agar pemberian imunisasi dapat dilakukan secara bersama-sama.
Markarius menegaskan, pendekatan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak yang terlewat dari upaya percepatan imunisasi.
"Kalau perlu dikumpulkan, kami kumpulkan. Kalau tidak, petugas akan mendatangi rumah ke rumah. Yang penting anak-anak yang belum imunisasi ini bisa segera mendapatkan imunisasi," tegasnya.
Pemko Pekanbaru berharap keterlibatan aktif aparatur wilayah, tenaga kesehatan, dan orang tua dapat mempercepat penuntasan sasaran. Dengan demikian, seluruh anak yang masih belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap bisa segera memperoleh layanan dan perlindungan kesehatan yang dibutuhkan. (*)

