KKN-PPM UGM Dorong Revitalisasi Agrowisata Mentayan dengan Infrastruktur dan Energi Terbarukan

Beritariau.com, Bantan -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui Tim Binar Bengkalis ikut mendorong revitalisasi kawasan Agrowisata Desa Mentayan, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.
Program pengembangan kawasan tersebut mengusung konsep revitalisasi infrastruktur dan pemanfaatan energi terbarukan. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian program KKN-PPM UGM pada pekan kelima Juli 2026.
Rangkaian kegiatan diawali dengan demonstrasi penanaman mangrove di pesisir Pantai Putih Mentayan yang dipandu Helmy Rizqi Yanuar. Penanaman tersebut diarahkan untuk mendukung ketahanan wilayah pesisir Desa Mentayan terhadap berbagai ancaman lingkungan.
Dua jenis mangrove ditanam dalam kegiatan tersebut, yakni api-api (Avicennia) dan bakau (Rhizophora).
Program kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi serta pemasangan papan informasi edukatif di kawasan Agrowisata Desa Mentayan oleh Fauzia Rahma Dianita.
Untuk mendukung visibilitas papan informasi, Rafi Mu’afa Hadi memasang lampu bertenaga surya. Pemanfaatan energi terbarukan tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya meningkatkan fasilitas kawasan agrowisata secara berkelanjutan.
Tak hanya menyentuh aspek fisik kawasan, mahasiswa KKN-PPM UGM juga memberikan perhatian terhadap pengembangan promosi wisata melalui platform digital.
Muhammad Asyrof Al-Ghifari memberikan sosialisasi mengenai kehadiran digital dan promosi wisata alam Desa Mentayan sekaligus pelatihan dasar pengelolaan media sosial.
Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mempromosikan kawasan agrowisata melalui konten digital yang kreatif dan menarik. Langkah ini sekaligus diharapkan dapat memperkuat eksistensi serta identitas kawasan Agrowisata Desa Mentayan di ranah digital.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan gotong royong membersihkan kawasan agrowisata. Kegiatan yang dipimpin Muhammad Afifuddin Noufal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kebersihan dan kualitas lingkungan di kawasan wisata.
Selain para mahasiswa tersebut, pengembangan kawasan Agrowisata Desa Mentayan juga melibatkan Nabila Putri Kusumawardani, Garini Ulima Laksmihita dan Amelia Tri Utami.
Seluruh rangkaian kegiatan diinisiasi Tim KKN-PPM UGM Binar Bengkalis bersama Pemerintah Desa Mentayan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mentayan dan masyarakat setempat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat potensi Agrowisata Desa Mentayan, baik melalui peningkatan fasilitas, pemanfaatan energi terbarukan, edukasi lingkungan maupun penguatan promosi wisata berbasis digital. (*)

