Buka Santri Expo 2026, Bupati Inhil Ajak Santri Cintai Tanah Air dan Berkontribusi untuk Daerah

Buka Santri Expo 2026, Bupati Inhil Ajak Santri Cintai Tanah Air dan Berkontribusi untuk Daerah

Beritariau.com, Tempuling -- Bupati Indragiri Hilir (Inhil) Herman membuka Santri Expo 2026 yang digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Rahman, Kecamatan Tempuling, Rabu (7/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-16 Ponpes Daarul Rahman sekaligus menyemarakkan Hari Santri 2026.

Pembukaan Santri Expo turut dihadiri Bunda Literasi Kabupaten Inhil Katerina Susanti Herman, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Inhil, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan dan pengurus pondok pesantren, tenaga pendidik, serta para santriwan dan santriwati.

Dalam sambutannya, Herman mengapresiasi para orang tua yang memilih pesantren sebagai tempat pendidikan bagi anak-anak mereka. Menurutnya, pendidikan pesantren tidak hanya memberikan bekal ilmu pengetahuan, tetapi juga memperkuat nilai agama dan pembentukan karakter.

“Bagi orang tua, tentu sangat bersyukur telah menyekolahkan anak-anaknya di pesantren. Insyaallah, pendidikan yang diberikan menjadi bekal untuk keselamatan dunia dan akhirat,” ujar Herman.

Menurut Herman, Santri Expo bukan sekadar kegiatan perayaan, tetapi juga menjadi ruang bagi para santri untuk belajar, berkreasi dan mengembangkan potensi.

Kegiatan tersebut juga dinilai dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) melalui berbagai produk dan kreativitas yang ditampilkan dalam stan expo.

Herman mengajak para santri untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap tanah air, menjaga persatuan serta mengambil peran dalam pembangunan daerah.

Ia berharap para santri yang mendapatkan pendidikan agama dan pengetahuan di pesantren mampu menjadi generasi yang memiliki karakter sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Usai membuka Santri Expo 2026, Herman bersama Katerina Susanti Herman meninjau sejumlah stan yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.

Selain pameran, rangkaian kegiatan juga diisi Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi dan talk show bertema “Cerdas Berinformasi, Aktif Berliterasi”.

Dalam kegiatan tersebut, Katerina Susanti Herman hadir sebagai narasumber. Materi yang disampaikan diarahkan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam memahami, memilah dan memanfaatkan informasi secara bijak.

Kegiatan literasi informasi tersebut menjadi bagian dari upaya membekali generasi muda, khususnya para santri, agar lebih kritis dan bertanggung jawab dalam menghadapi perkembangan informasi di era digital.

Melalui Santri Expo 2026, Ponpes Daarul Rahman tidak hanya memperingati Milad ke-16 dan Hari Santri, tetapi juga menghadirkan ruang bagi santri untuk mengembangkan kreativitas, memperkuat literasi, serta meneguhkan peran mereka di tengah masyarakat. (*)