Perkuat Jejaring Internasional, UIR Teken MoU dengan KUYPJ Malaysia

Perkuat Jejaring Internasional, UIR Teken MoU dengan KUYPJ Malaysia

Beritariau.com, Johor -- Universitas Islam Riau (UIR) terus memperluas jejaring pendidikan tinggi di tingkat internasional. Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara UIR dan Kolej Universiti Yayasan Pelajaran Johor (KUYPJ), Malaysia.

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya UIR mewujudkan visi 2041, yakni menjadi Universitas Islam Berkelas Dunia Berbasis Iman dan Takwa.

Penandatanganan MoU berlangsung di Grand Hall KUYPJ, Johor, Malaysia. Dokumen kerja sama ditandatangani langsung oleh Rektor UIR Dr. Admiral, S.H., M.H., didampingi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama dan Dakwah Islamiah Dr. Ir. H. Deddy Purnomo Retno, S.T., M.T., GP.A-Utama serta Kepala Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A.

Wakil Rektor UIR, Deddy Purnomo Retno, mengatakan kerja sama tersebut berawal dari inisiasi Forum Malindo Indonesia-Malaysia yang kemudian dijembatani oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

“Kegiatan penandatanganan MoU antara UIR dengan Kolej Universiti Yayasan Pelajaran Johor yang diinisiasi oleh Forum Malindo Indonesia-Malaysia, kemudian dijembatani oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Dalam hal ini UIR memperoleh ruang untuk memperluas kolaborasi pendidikan tinggi dengan institusi di Malaysia,” ungkap Deddy.

Menurutnya, peluang tersebut menjadi bagian penting bagi UIR untuk memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan perguruan tinggi di luar negeri.

Sementara itu, Kepala BKUI UIR Dini Tiara Sasmi menjelaskan, penandatanganan MoU tersebut berkaitan dengan agenda KUYPJ NusaSynergy 2026. Kegiatan itu mempertemukan berbagai perguruan tinggi, asosiasi akademik, lembaga serta mitra industri dari Indonesia dan Malaysia.

Dalam agenda tersebut, UIR menjadi salah satu perguruan tinggi asal Indonesia yang mendapat undangan untuk berpartisipasi bersama sejumlah institusi pendidikan tinggi dan mitra lainnya.

Dini mengatakan, MoU antara UIR dan KUYPJ nantinya diarahkan pada sejumlah bidang kerja sama strategis. Di antaranya pendidikan, penelitian, pengembangan mahasiswa, student mobility hingga staff mobility.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi dapat diterjemahkan menjadi berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika kedua institusi.

Bagi UIR, kolaborasi dengan KUYPJ juga menjadi peluang untuk memperluas akses mahasiswa dan tenaga pendidik terhadap pengalaman akademik internasional.

Langkah ini sekaligus memperkuat agenda internasionalisasi UIR dalam perjalanan menuju visi 2041 sebagai universitas Islam berkelas dunia berbasis iman dan takwa.

Melalui jejaring kerja sama dengan institusi pendidikan di Malaysia, UIR berharap semakin banyak peluang pertukaran pengetahuan, penelitian, pengalaman akademik serta pengembangan kapasitas mahasiswa dan staf yang dapat diwujudkan secara berkelanjutan. (*)