UIN Suska Riau Masuk Lima Besar PKM IV PTKIN Se-Sumatera, Bawa Pulang 18 Medali

Beritariau.com, Palembang – Kontingen Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) IV Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Sumatera 2026.
Bersaing dengan 21 PTKIN lainnya, UIN Suska Riau berhasil menempati peringkat kelima klasemen medali dari 62 tangkai lomba yang dipertandingkan.
Kontingen UIN Suska Riau membawa pulang 18 medali, terdiri dari lima medali emas, tujuh perak, dan enam perunggu. Jika dihitung secara keseluruhan, mahasiswa UIN Suska Riau mencatat 28 prestasi, yakni lima Juara I, tujuh Juara II, enam Juara III, empat Juara Harapan I, empat Juara Harapan II, dan dua Juara Harapan III.
PKM IV PTKIN se-Sumatera 2026 berlangsung secara daring dan luring sejak 3 Agustus hingga 2 Oktober 2026. Ajang tersebut diikuti sebanyak 1.072 peserta dari 22 PTKIN se-Sumatera dan secara resmi ditutup di Gedung PPG Kampus Jakabaring UIN Raden Fatah Palembang, Jumat (2/10/2026).
Posisi juara umum kembali diraih UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan koleksi 15 emas, 11 perak, dan 12 perunggu. Tuan rumah UIN Raden Fatah Palembang berada di peringkat kedua, disusul UIN Imam Bonjol Padang di posisi ketiga.
Ketua Tim Kemahasiswaan dan Alumni UIN Suska Riau, Salsabila, SP., MP., menyampaikan rasa bangganya terhadap perjuangan para mahasiswa selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, capaian tersebut tidak hanya dilihat dari jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga dari keberanian mahasiswa tampil membawa nama almamater di hadapan ribuan peserta dari berbagai PTKIN se-Sumatera.
"Yang paling membanggakan bagi kami adalah melihat mahasiswa tampil percaya diri, kompak, dan membawa nama baik almamater di hadapan delegasi dari 22 PTKIN se-Sumatera," ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Suska Riau, Dr. Harris Simaremare, S.T., M.T.
"Atas nama rektor, kami mengapresiasi setinggi-tingginya pencapaian prestasi yang telah diraih. Ini tentu sangat membanggakan UIN Suska," kata Harris.
Harris menilai persaingan antarkampus dalam ajang tersebut semakin ketat. Kemampuan para peserta, menurutnya, sudah semakin merata sehingga diperlukan pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
"Utamanya, kita perlu melakukan pembibitan dan menggelar ajang perlombaan internal sebagai wadah peningkatan kualitas atlet kita," ujarnya.
Ia juga mendorong organisasi mahasiswa (ormawa) dan unit kegiatan mahasiswa (UKM) olahraga untuk terus meningkatkan kualitas. Dukungan dari pihak kampus, lanjut Harris, juga harus diperkuat melalui penyediaan sarana, prasarana, serta program pelatihan.
"Kita harus memfasilitasi pelatihan dan sarana bagi ormawa," tegasnya.
Sebagai bagian dari upaya pembinaan atlet mahasiswa, UIN Suska Riau mulai tahun ini kembali mengaktifkan Pekan Olahraga Mahasiswa. Program tersebut diharapkan menjadi ruang pencarian sekaligus pembinaan bibit-bibit mahasiswa berprestasi.
UIN Suska Riau Jadi Tuan Rumah Swarna 2028
Selain membawa pulang puluhan prestasi, UIN Suska Riau juga mendapat kepercayaan besar sebagai tuan rumah perhelatan PTKIN se-Sumatera pada 2028 mendatang.
Dalam penutupan PKM IV, Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Muhammad Adil, M.A., mengumumkan perubahan nama ajang tahunan tersebut. Forum Wakil Rektor III PTKIN se-Sumatera melalui Focus Group Discussion (FGD) menyepakati nama baru "Swarna" sebagai identitas pertemuan tahunan PTKIN se-Sumatera.
Nama Swarna dipilih karena berkaitan dengan sejarah Sumatera yang dikenal sebagai Pulau Emas.
"Pertemuan PTKIN se-Sumatera ini ke depan tidak lagi hanya dikenal dengan nama PKM. Melalui FGD yang dilakukan para Wakil Rektor III, telah diumumkan nama baru, yaitu Swarna," ujar Prof. Adil.
Ia berharap perubahan identitas tersebut semakin memperkuat hubungan, kolaborasi, serta silaturahmi antarmahasiswa dan antar-PTKIN di Pulau Sumatera.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Adil menyerahkan Bendera Pataka kepada Salsabila yang mewakili pimpinan UIN Suska Riau.
Penyerahan bendera tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa UIN Suska Riau resmi dipercaya menjadi tuan rumah Swarna "Sumatera – Bumi Emas" 2028.
Harris mengatakan kepercayaan tersebut menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi UIN Suska Riau untuk berbenah. Kampus akan menggandeng berbagai pihak guna mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
"Dengan komunikasi dan sinergi bersama pemerintah daerah serta industri sekitar, kami berharap persiapan pelaksanaan Swarna 2028 dapat optimal dan terlaksana dengan sukses," tuturnya. (*)

