Dua Mobil Hemat Energi UMRI Mulai Bertarung di KMHE Nasional 2026 Hari Ini

Dua Mobil Hemat Energi UMRI Mulai Bertarung di KMHE Nasional 2026 Hari Ini

Beritariau.com, Pekanbaru -- Dua mobil hemat energi andalan Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mulai turun ke lintasan Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE) Tingkat Nasional 2026, Sabtu (3/10/2026).

Dua kendaraan tersebut adalah Panglimo Phantera dari Tim ATOM 1 dan Laksamana Mentari dari Tim ATOM 2. Keduanya siap menguji hasil inovasi mahasiswa UMRI dalam kompetisi nasional yang digelar di Kampus Bumi Tegalboto, Universitas Jember, Jawa Timur.

Sebelum memasuki arena perlombaan, kedua tim telah mengikuti rangkaian kegiatan KMHE, termasuk defile kendaraan pada Jumat (2/10/2026). Puluhan kendaraan hasil inovasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Panglimo Phantera akan berkompetisi pada kategori Prototype kelas Motor Pembakaran Dalam (MPD) Bensin.

Tim ATOM 1 dibimbing Muhammad Ridha Fauzi, S.T., M.T., dengan anggota Reyhandre Fatoni, Risqi Oktaf Ramadhan, Rifki Ramadhan, Ferdiansyah, Rahmat Azizi Ramadhan, Krisna Afandi, dan M. Hanif Faqih.

Sementara Laksamana Mentari turun pada kategori Urban Concept kelas MPD Etanol. Tim ATOM 2 dibimbing Ir. Denur, M.M., dengan anggota Dina Delfia, Satria Deo Wipangga, Fahmi Dwi Alamsyah, Rizky Aziz, Geri Acri Saputra, Ibnu Arfan, dan Taufik Hidayat.

Kedua kendaraan tersebut dirancang dan dikembangkan mahasiswa Program Studi Mesin Otomotif, Fakultas Teknik UMRI.

Panglimo Phantera dikembangkan dengan fokus pada efisiensi penggunaan bahan bakar bensin. Sementara Laksamana Mentari menggunakan etanol sebagai bahan bakar alternatif yang berasal dari sumber hayati terbarukan.

Kepala Biro Kemahasiswaan (Bimawa) UMRI, Reki Hervandi, S.Sos., yang turut mendampingi kontingen di Jember mengatakan seluruh anggota tim dalam kondisi sehat dan terus melakukan persiapan teknis sebelum bertanding.

“Alhamdulillah, hari ini kedua tim telah mengikuti rangkaian kegiatan dan iring-iringan kendaraan di arena KMHE. Besok pagi mereka mulai bertanding. Anak-anak dalam keadaan sehat, bersemangat, dan terus melakukan pengecekan agar kendaraan siap memberikan performa terbaik di lintasan,” ujar Reki.

Menurutnya, keikutsertaan UMRI dalam KMHE bukan hanya soal mengejar prestasi. Kompetisi tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji secara langsung hasil inovasi yang telah mereka kembangkan.

Selain kemampuan teknis, mahasiswa juga dituntut menjaga kekompakan, kedisiplinan dan ketenangan dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul selama perlombaan.

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar UMRI serta masyarakat Pekanbaru dan Riau. Semoga kedua kendaraan dapat melalui setiap tahapan pertandingan dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik,” tambahnya.

KMHE 2026 diikuti sebanyak 64 kendaraan dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 kendaraan berlaga pada kategori Prototype dan 21 kendaraan pada kategori Urban Concept. Perlombaan memanfaatkan sejumlah ruas jalan di dalam Kampus Universitas Jember sebagai sirkuit dengan panjang sekitar 1,6 kilometer.

Rektor UMRI Titip Pesan

Rektor UMRI, Dr. H. Saidul Amin, M.A., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa, dosen pembimbing dan pendamping yang telah membawa nama UMRI dalam kompetisi mobil hemat energi tingkat nasional tersebut.

Ia meminta seluruh anggota Tim ATOM menampilkan kemampuan terbaik dengan tetap menjaga kekompakan, keselamatan dan sportivitas selama perlombaan.

“Selamat berjuang kepada Tim ATOM UMRI. Tampilkan kemampuan terbaik, tetap percaya diri, serta jaga kekompakan, keselamatan, dan sportivitas selama perlombaan. Apa pun tantangan yang dihadapi di lintasan, hadapi dengan tenang dan jadikan sebagai bagian dari proses belajar,” pesan Saidul Amin.

Ia juga mengajak keluarga besar UMRI dan masyarakat Pekanbaru serta Riau untuk memberikan dukungan kepada kedua tim.

“Mari kita doakan Panglimo Phantera dan Laksamana Mentari diberikan kelancaran, kendaraan dapat bekerja secara optimal, dan seluruh anggota tim selalu berada dalam lindungan Allah Swt. Semoga ikhtiar dan kerja keras mereka menghasilkan prestasi terbaik serta mengharumkan nama UMRI dan Provinsi Riau di tingkat nasional,” tutupnya. (*)