Mahasiswa UMRI Juara 1 SiCheCo 2026, Usung Inovasi Dekarbonisasi Berbasis Mikroalga dan IoT
Beritariau.com, Pekanbaru -- Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) kembali mengharumkan nama kampus di tingkat nasional. Tim mahasiswa lintas program studi yang tergabung dalam ALGA NOVA sukses meraih Juara 1 sekaligus Most Favorite pada kategori Business Product and Design Competition (BPDC) dalam ajang The 8th Sriwijaya Chemical Engineering Competition (SiCheCo) 2026.
Kompetisi yang digelar Universitas Sriwijaya (UNSRI) tersebut berlangsung di Palembang, Sumatera Selatan, pada 25-27 September 2026.
Prestasi itu diraih melalui inovasi bertajuk “AURA POD: Platform Dekarbonisasi Industri Berbasis Fotobioreaktor Mikroalga dan IoT untuk Mendukung Transisi Industri Rendah Karbon.”
Gagasan tersebut menawarkan pendekatan baru dalam upaya dekarbonisasi industri dengan memadukan pemanfaatan mikroalga sebagai penyerap karbon dioksida (CO?) dengan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung pemantauan dan pendataan proses secara digital.
Menariknya, inovasi AURA POD tidak berhenti pada upaya menyerap karbon. Biomassa yang dihasilkan dari proses tersebut juga dikembangkan agar dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai tambah.
Dengan pendekatan itu, dekarbonisasi tidak hanya ditempatkan sebagai langkah untuk menekan emisi, tetapi juga sebagai peluang menciptakan nilai ekonomi dari proses pengelolaan karbon.
Tim ALGA NOVA UMRI terdiri dari M. Ridwan dari Program Studi Teknik Industri sebagai ketua, kemudian Kayla Nazwa Aulia dan Yesy Maharani dari Program Studi Akuntansi, Muhammad Rehan dari Program Studi Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika, serta Fatmawati dari Program Studi Teknik Industri.
Tim tersebut mendapat pendampingan dari Ir. Denny Astrie Anggraini, S.T., M.T.
Perjalanan ALGA NOVA menuju babak final tidak berlangsung singkat. Tim terlebih dahulu harus melewati tahapan seleksi full paper. Berdasarkan pengumuman Ikatan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya (IMATEK FT UNSRI) pada 26 Agustus 2026, hanya lima tim yang dinyatakan lolos sebagai finalis kategori BPDC SiCheCo 2026.
Kelima finalis tersebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Institut Teknologi Bandung (ITB), Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), UPN Veteran Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), dan UPN Veteran Jawa Timur.
Persaingan kemudian berlanjut pada babak final. Para finalis mempresentasikan sekaligus mempertahankan gagasan dan produk masing-masing di hadapan dewan juri.
Dari proses presentasi dan penilaian tersebut, ALGA NOVA UMRI berhasil keluar sebagai Juara 1, sekaligus mendapatkan penghargaan Most Favorite.
Gabungkan Teknologi, Lingkungan dan Bisnis
AURA POD dirancang dengan konsep bahwa dekarbonisasi industri tidak semata-mata berkutat pada pengukuran dan pengurangan emisi. Lebih jauh, konsep tersebut mendorong proses penangkapan dan pemanfaatan karbon secara lebih terukur.
Mikroalga digunakan sebagai pendekatan biologis untuk menyerap CO?, sementara teknologi IoT dimanfaatkan untuk mendukung pemantauan proses secara digital.
Integrasi kedua pendekatan tersebut diharapkan dapat membuat proses lebih efektif sekaligus membuka peluang pemanfaatan biomassa hasil pengolahan menjadi produk bernilai tambah.
Kekuatan AURA POD juga terletak pada kolaborasi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu.
Mahasiswa Teknik Industri memberikan kontribusi pada aspek rekayasa, sistem, dan efisiensi proses. Mahasiswa Akuntansi memperkuat sisi bisnis serta keekonomian inovasi, sedangkan mahasiswa Pendidikan Vokasional Teknik Elektronika mendukung pengembangan teknologi elektronika dan IoT.
Kolaborasi tersebut memperlihatkan bagaimana berbagai disiplin keilmuan dapat dipadukan untuk menghasilkan inovasi yang tidak hanya memiliki aspek teknologi, tetapi juga mempertimbangkan nilai ekonomi dan peluang implementasinya.
Raihan Juara 1 dan Most Favorite di SiCheCo 2026 menjadi catatan prestasi tersendiri bagi mahasiswa UMRI. Di saat yang sama, inovasi tersebut menunjukkan upaya mahasiswa dalam merespons isu strategis, terutama tantangan lingkungan dan kebutuhan transisi menuju industri rendah karbon.
Ke depan, AURA POD masih terbuka untuk dikembangkan melalui penyempurnaan teknologi, pengujian lebih lanjut, serta penguatan model implementasi sehingga gagasan tersebut memiliki peluang untuk diterapkan pada sektor industri dalam cakupan yang lebih luas.
Prestasi ALGA NOVA sekaligus menjadi bagian dari upaya UMRI mendorong mahasiswa untuk berani berinovasi, berkolaborasi lintas keilmuan, dan membawa gagasan kampus ke panggung kompetisi nasional.
Budaya tersebut diharapkan terus berkembang untuk memperkuat kreativitas, kompetensi, daya saing, serta kemampuan mahasiswa dalam menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan masa depan. (*)

