UIN Suska Riau Perkuat Jejaring PTKIN, Gandeng Dua UIN untuk Kolaborasi Tridarma

UIN Suska Riau Perkuat Jejaring PTKIN, Gandeng Dua UIN untuk Kolaborasi Tridarma

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau memperkuat jejaring kerja sama dengan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) di Indonesia. Langkah itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung Rektorat UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Selasa (30/9/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya UIN Suska Riau memperluas kolaborasi kelembagaan sekaligus membuka ruang sinergi yang lebih besar dalam pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Prof. Dr. Hj. Leny Novianti, M.S., SE., M.Si., Ak., CA; Rektor UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, Prof. Dr. Hj. Evi Muafiah, M.Ag.; serta Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag.

Turut hadir Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Dr. Alex Wenda, ST., M.Eng., bersama para dekan dan wakil dekan di lingkungan UIN Suska Riau.

Sejumlah pimpinan lembaga juga hadir, di antaranya Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD), serta Ketua Tim Kerja Sama UIN Sultan Syarif Kasim Riau.

Rektor UIN Suska Riau, Prof. Leny Novianti, mengatakan kerja sama antarlembaga perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

Ia menegaskan, MoU tersebut tidak boleh berhenti sebatas dokumen formal, tetapi harus diterjemahkan ke dalam program yang nyata dan memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika.

“Kami berharap penandatanganan MoU ini tidak berhenti pada dokumen kerja sama semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program konkret yang memberikan manfaat bagi institusi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa,” ujar Prof. Leny.

Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi menjadi penting untuk meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.

Kerja sama dengan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, lanjutnya, juga membuka peluang bagi ketiga perguruan tinggi untuk saling bertukar pengalaman dan memperkuat kapasitas kelembagaan.

“Melalui kerja sama ini, kita ingin membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan. Masing-masing perguruan tinggi memiliki potensi dan keunggulan yang dapat disinergikan sehingga menghasilkan program-program yang lebih berdampak,” katanya.

Kolaborasi yang dibangun tidak hanya diarahkan pada bidang akademik, tetapi juga mencakup penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta berbagai bidang lain yang disepakati bersama.

Dengan adanya MoU tersebut, UIN Suska Riau bersama dua PTKIN mitra diharapkan mampu melahirkan berbagai program kolaboratif yang dapat memperkuat kualitas kelembagaan dan meningkatkan kontribusi perguruan tinggi bagi masyarakat.

Penandatanganan kerja sama berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Ketiga perguruan tinggi juga berkomitmen menjadikan kerja sama tersebut sebagai pijakan untuk membangun jejaring PTKIN yang lebih produktif, berkelanjutan, dan berdampak. (*)