Bawaslu dan KPU Riau Perkuat Sinergi, Data Pemilih Berkelanjutan Jadi Sorotan
Beritariau.com, Pekanbaru -- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Riau memperkuat koordinasi dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB).
Pembahasan tersebut berlangsung saat jajaran KPU Riau melakukan kunjungan ke Kantor Bawaslu Provinsi Riau, Kamis (10/9/2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan data pemilih di Riau tetap akurat, mutakhir, dan komprehensif.
Rombongan KPU Riau dipimpin langsung Ketua KPU Provinsi Riau Rusidi Rusdan. Ia didampingi Anggota KPU Riau Abdul Rahman, Nugroho Noto Susanto, dan Nahrawi.
Kedatangan mereka diterima Ketua Bawaslu Provinsi Riau Alnofrizal bersama Anggota Bawaslu Riau Amiruddin Sijaya, Nanang Wartono, dan Indra Khalid Nasution.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga membahas berbagai aspek terkait pelaksanaan pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan. Koordinasi dinilai penting agar pembaruan data dapat dilakukan secara berkala dan sesuai dengan kondisi masyarakat di Provinsi Riau.
Ketua KPU Provinsi Riau Rusidi Rusdan mengatakan pemutakhiran data pemilih membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antarlembaga penyelenggara pemilu.
Menurutnya, data pemilih tidak bisa hanya diperbarui menjelang pelaksanaan pemilu atau pemilihan. Pembaruan secara berkala diperlukan untuk menjaga kualitas data sekaligus memastikan masyarakat yang memenuhi syarat tetap tercatat sebagai pemilih.
“Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan membutuhkan sinergi dan koordinasi yang baik. Dengan data yang terus diperbarui, kita dapat menjaga agar data pemilih tetap akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat,” ujar Rusidi.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Riau Alnofrizal menegaskan pihaknya akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap proses pemutakhiran data pemilih.
Pengawasan tersebut dilakukan untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan serta mencegah munculnya persoalan yang dapat berpengaruh terhadap pemenuhan hak pilih masyarakat.
“Data pemilih merupakan bagian yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemilu. Karena itu, Bawaslu akan terus mengawal dan mengawasi proses pemutakhiran data pemilih agar berjalan sesuai ketentuan dan hak pilih masyarakat dapat terlindungi,” kata Alnofrizal.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang dilakukan secara berkelanjutan antara Bawaslu dan KPU.
Menurut Alnofrizal, sinergi antarlembaga diperlukan untuk mengidentifikasi sejak awal berbagai potensi persoalan dalam proses pemutakhiran data. Dengan demikian, setiap permasalahan yang ditemukan dapat segera ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing lembaga.
Pemutakhiran data pemilih berkelanjutan menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga kualitas daftar pemilih. Data yang akurat dan mutakhir diharapkan memberikan kepastian bagi masyarakat yang telah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilihnya.
Selain memastikan masyarakat yang berhak dapat memilih, kualitas data juga menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang tertib, demokratis, dan berkualitas.
Melalui koordinasi tersebut, Bawaslu dan KPU Riau berkomitmen memperkuat sinergi dalam mengawal kualitas data pemilih. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk memastikan hak konstitusional masyarakat tetap terlindungi dalam setiap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan. (*)

