Masuk Lima Besar Nasional, Bengkalis Ikuti Presentasi Parasamya Karya Kencana 2026

Masuk Lima Besar Nasional, Bengkalis Ikuti Presentasi Parasamya Karya Kencana 2026

Beritariau.com, Bengkalis -- Kabupaten Bengkalis mengikuti tahapan presentasi dan wawancara Apresiasi Parasamya Karya Kencana Tingkat Nasional 2026. Keikutsertaan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan kualitas Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), khususnya pelayanan keluarga berencana kepada masyarakat.

Bengkalis menjadi salah satu dari lima daerah terbaik Regional II yang masuk nominasi tingkat nasional dan mewakili Provinsi Riau dalam ajang tersebut.

Dalam penilaian itu, Bengkalis bersaing dengan Kota Solok, Sumatera Barat; Kabupaten PALI, Sumatera Selatan; Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan; serta Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tahapan penilaian dibuka oleh pihak Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui pertemuan virtual, Kamis (11/9/2026), sekitar pukul 09.00 WIB.

Kegiatan berlangsung dari ruang rapat Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kabupaten Bengkalis. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kemendukbangga Provinsi Riau MHD Irzal, Kepala Disdalduk KB Bengkalis Paulina, Sekretaris Disdalduk KB Imelda, serta jajaran bidang dan pejabat fungsional.

Pada sesi presentasi, Kepala Disdalduk KB Bengkalis Paulina memaparkan berbagai kebijakan, strategi, inovasi dan capaian pemerintah daerah dalam bidang kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga.

Materi yang disampaikan mencakup peningkatan akses dan mutu pelayanan KB, penguatan sinergi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat serta berbagai inovasi yang dinilai telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain presentasi, tim penilai juga menggali lebih jauh mengenai komitmen pemerintah daerah, implementasi program, inovasi pelayanan, capaian indikator kinerja hingga keberlanjutan program yang telah berjalan.

Dalam penilaian Parasamya Karya Kencana, kualitas pelayanan, inovasi, kinerja serta dampak program terhadap masyarakat menjadi sejumlah aspek penting yang menjadi perhatian tim penilai.

Paulina menyampaikan, keberhasilan pelaksanaan Program Bangga Kencana di Bengkalis tidak terlepas dari dukungan Bupati Bengkalis serta kerja sama berbagai pihak.

Kolaborasi tersebut melibatkan perangkat daerah, tenaga kesehatan, penyuluh KB, kader, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, fasilitas pelayanan kesehatan, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan arahan Bupati Bengkalis Hj Kasmarni yang terus mendorong agar sinergi dan kolaborasi antarpihak berjalan sesuai target, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bupati Kasmarni mengatakan keikutsertaan Bengkalis dalam penilaian tingkat nasional harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan memperkuat inovasi pelayanan.

Menurutnya, Program Bangga Kencana harus dihadirkan secara berkualitas, mudah diakses, merata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

"Prestasi bukan sekadar penghargaan, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan mewujudkan keluarga yang berkualitas menuju masyarakat Kabupaten Bengkalis yang sejahtera," kata Kasmarni.

Melalui tahapan presentasi dan wawancara tersebut, Pemkab Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pelayanan keluarga berencana dan pembangunan keluarga secara berkelanjutan.

Keikutsertaan di tingkat nasional juga diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan inovasi dan praktik baik yang telah berjalan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat Bengkalis. (*)