Mata Berkaca-kaca, Bupati Kampar Tinjau Korban Kebakaran di Silam

Beritariau.com, Kampar -- Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar turun langsung meninjau warga terdampak kebakaran di Dusun Mekarsari, RT 003/RW 002, Desa Silam, Kecamatan Kuok, Jumat (21/8/2026).
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu menghanguskan tiga rumah dan menyebabkan 11 kepala keluarga atau 28 jiwa terdampak. Sejumlah rumah mengalami kerusakan berat akibat musibah tersebut.
Didampingi Camat Kuok Intan Monica Sandra, S.STP., M.IP., Bupati Ahmad Yuzar melihat langsung kondisi lokasi sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban.
Suasana haru terlihat saat Bupati menyampaikan keprihatinannya kepada para korban. Ia berharap warga diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar selalu berupaya cepat tanggap terhadap masyarakat yang terkena musibah. Mungkin ada hikmahnya, semoga diberi ketabahan dan kesabaran,” ujar Ahmad Yuzar.
Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah daerah, kebakaran diduga dipicu arus listrik. Karena itu, Ahmad Yuzar mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan rutin memeriksa instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga yang berpotensi memicu kebakaran.
“Belajar dari musibah kebakaran akibat arus listrik ini, saya mengimbau seluruh masyarakat untuk rutin mengecek semua yang ada di rumah. Harus diperhatikan betul agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.
Ahmad Yuzar juga menginstruksikan seluruh instansi terkait untuk segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak pascakebakaran.
“Kami instruksikan kepada instansi terkait agar segera membantu saudara kita yang saat ini ditimpa musibah,” tegasnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban korban sekaligus membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam masa pemulihan.
Ahmad Yuzar kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan penggunaan kompor tetap aman.
Sementara itu, Camat Kuok Intan Monica Sandra mengatakan bantuan untuk korban mulai berdatangan pada malam hari. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Kampar melalui sejumlah instansi, Baznas Kampar, pemerintah desa, serta masyarakat.
“Alhamdulillah, pada malam hari bantuan sudah diterima korban kebakaran. Dari Baznas Kampar berupa uang, BPBD berupa sembako dan pakaian, kemudian dari desa berupa sembako dan nasi bungkus, serta bantuan dari masyarakat yang peduli,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Kampar memastikan penanganan warga terdampak terus dilakukan secara bertahap agar kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi. (*)

