Bupati Kampar Hadiri HUT ke-100 Gontor, Sebut Ponpes Telah Lahirkan Banyak Pemimpin

Bupati Kampar Hadiri HUT ke-100 Gontor, Sebut Ponpes Telah Lahirkan Banyak Pemimpin

Beritariau.com, Tambang -- Bupati Kampar Ahmad Yuzar menghadiri silaturahmi dan doa bersama dalam rangka memperingati 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Gontor Kampus 7 Putri, Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, tersebut turut dirangkaikan dengan kegiatan kemah bertajuk Scout Game Islamic Festival yang diikuti sekitar 600 peserta.

Kedatangan Bupati Kampar disambut langsung oleh Drs. KH Muhammad Ma'ruf Chumaidi selaku Pimpinan Pondok Gontor Kampus 7 atau Wakil Pengasuh Gontor Kampus 7, bersama para kiai, ustaz dan ustazah serta para santri.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi terhadap keberadaan dan kontribusi pondok pesantren dalam dunia pendidikan serta pembangunan bangsa.

Menurutnya, pondok pesantren telah memberikan kontribusi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa, termasuk melahirkan banyak tokoh dan pemimpin.

“Keberadaan dan kontribusi pondok pesantren tidak kita ragukan lagi. Telah banyak pemimpin yang lahir dari pondok pesantren,” ujar Ahmad Yuzar.

Ia menilai sistem pendidikan pesantren, khususnya pendidikan modern yang inklusif dan terbuka bagi berbagai kalangan, menjadi model pendidikan yang relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

“Pendidikan di pondok pesantren merupakan pendidikan modern yang inklusif dan terbuka untuk semua kalangan. Model pendidikan inilah yang kita inginkan, yang mampu mendidik anak menjadi cerdas, terampil dan siap menghadapi tantangan,” katanya.

Ahmad Yuzar menegaskan, kontribusi pondok pesantren dalam membangun dan mendidik bangsa telah berlangsung sejak lama. Karena itu, keberadaan pesantren dinilai memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi masa depan.

“Kita tidak memungkiri kontribusi pondok pesantren dalam membangun dan mendidik bangsa. Tugas dan tanggung jawab ini telah dilakukan oleh pondok pesantren,” tuturnya.

Peringatan satu abad Gontor tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meneguhkan kembali peran lembaga pendidikan pesantren dalam mencetak generasi yang berilmu, berkarakter dan mampu berkontribusi bagi masyarakat, bangsa dan negara. (*)