Unri Raih Penghargaan Marketing Festival 2026, Berhasil Bangun Ekosistem Kewirausahaan Kampus

Unri Raih Penghargaan Marketing Festival 2026, Berhasil Bangun Ekosistem Kewirausahaan Kampus

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Riau (Unri) kembali mendapat apresiasi atas kiprahnya dalam mendorong inovasi dan membangun ekosistem kewirausahaan di lingkungan perguruan tinggi. Unri meraih penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026 dari MCORP dalam ajang Marketing Festival 2026 yang berlangsung di Hotel Premiere Pekanbaru, Kamis (6/8/2026).

Penghargaan tersebut diterima Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Universitas Riau, Dr Ir Sofyan Husein Siregar, MPhil, yang hadir mewakili Rektor Universitas Riau.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap perguruan tinggi yang dinilai mampu mengembangkan budaya kewirausahaan, memperkuat inovasi, membangun jejaring kolaborasi serta menghadirkan program yang memberikan dampak bagi sivitas akademika dan masyarakat.

Marketing Festival 2026 merupakan bagian dari rangkaian Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang tahun ini mengangkat tema Winning the Competition in the Age of AI. Forum tersebut menjadi ruang bagi berbagai institusi dan pelaku organisasi untuk membahas perkembangan strategi pemasaran, inovasi, transformasi organisasi serta tantangan menghadapi perubahan teknologi.

Di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), perguruan tinggi dituntut tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik. Kampus juga perlu membangun kemampuan adaptasi, kreativitas dan jiwa kewirausahaan agar lulusan mampu menghadapi perubahan dunia kerja dan perkembangan industri.

Dalam konteks tersebut, penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026 menjadi salah satu bentuk pengakuan terhadap upaya perguruan tinggi dalam membangun ekosistem yang mendorong inovasi dan kewirausahaan.

Sofyan Husein Siregar mengatakan penghargaan tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh sivitas akademika Universitas Riau. Menurutnya, apresiasi tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya dan kolaborasi yang dilakukan Unri dalam membangun lingkungan kampus yang inovatif dan terbuka terhadap kerja sama.

"Kami memandang apresiasi ini sebagai pengakuan atas upaya bersama dalam membangun ekosistem kampus yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kebermanfaatan," ujar Sofyan.

Ia menegaskan, Unri akan terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari dunia usaha, industri, pemerintah hingga mitra strategis lainnya. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membuka ruang lebih luas bagi lahirnya inovasi dan pengembangan kewirausahaan di lingkungan kampus.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang mampu beradaptasi dengan perubahan. Tantangan dunia kerja yang semakin dinamis membuat lulusan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga membutuhkan kemampuan berpikir kreatif, inovatif dan mampu menciptakan peluang.

Karena itu, budaya kewirausahaan perlu terus diperkuat di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa didorong tidak hanya berorientasi sebagai pencari kerja setelah lulus, tetapi juga memiliki keberanian untuk menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan usaha berbasis inovasi.

Di sisi lain, perguruan tinggi juga memiliki kekuatan dalam menghasilkan riset dan inovasi yang dapat diterapkan untuk menjawab persoalan masyarakat. Dengan dukungan jejaring kemitraan yang kuat, hasil penelitian dan inovasi tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi solusi yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat sosial.

"Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif terhadap perubahan, sekaligus mampu menghadirkan solusi melalui riset, inovasi, dan penguatan jejaring kemitraan," jelasnya.

Sofyan menambahkan, pengembangan budaya kewirausahaan menjadi salah satu fondasi penting dalam meningkatkan daya saing lulusan, baik di tingkat nasional maupun global.

Lingkungan kampus yang mendukung kewirausahaan diharapkan dapat memberikan ruang bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk mengembangkan ide, melakukan eksperimen, membangun jejaring serta mengubah gagasan menjadi inovasi yang dapat diterapkan.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Unri untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan berbagai program yang telah dijalankan. Kampus berkomitmen memperluas kolaborasi lintas sektor agar inovasi yang lahir dari lingkungan akademik tidak berhenti pada ruang penelitian, tetapi dapat memberikan dampak yang lebih luas.

"Ke depan, Universitas Riau akan terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha, industri, pemerintah, dan berbagai mitra strategis untuk melahirkan inovasi serta semangat kewirausahaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya.

Dengan diraihnya penghargaan Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026, Unri diharapkan semakin konsisten mengambil peran sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan kewirausahaan.

Penghargaan tersebut juga menjadi dorongan bagi seluruh sivitas akademika untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas jejaring kerja sama dan menciptakan berbagai program yang tidak hanya memperkuat reputasi institusi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah dan nasional. (*)