UIN Suska Riau Gandeng RS Awal Bros dan RSJ, Perkuat Pendidikan dan Layanan Kesehatan

Beritariau.com, Pekanbaru -- Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim Riau memperluas jejaring kemitraan dengan sektor kesehatan. Kampus tersebut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama RS Awal Bros Panam dan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Tampan, Jumat (7/8/2026).
Kerja sama tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai IV Gedung Rektorat UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kolaborasi ini diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian hingga pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan MoU dihadiri Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama dan Kemahasiswaan UIN Suska Riau, Dr. Haris Simaremare, S.T., M.T., Kepala Biro Akademik, Administrasi Kemahasiswaan dan Kerja Sama (AAKK) Dr. H. Ahmad Supardi, M.A., para dekan dan wakil dekan, ketua lembaga, Kepala Klinik As-Syifa' UIN Suska Riau, serta jajaran tim kerja sama dan humas.
Dari pihak mitra, hadir Direktur RSJ Tampan dr. Prima Wulandari, M.K.M., bersama jajaran. Sementara RS Awal Bros Panam diwakili Lukmanul Hakim bersama tim.
Direktur RSJ Tampan dr. Prima Wulandari menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi dapat menjadi ruang untuk mengembangkan berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi institusi maupun masyarakat.
"Alhamdulillah, kami bersyukur dapat menjalin kerja sama dengan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Kami menyambut baik momentum ini sebagai langkah awal untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, khususnya dalam pengembangan pendidikan, pelayanan kesehatan, serta pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.
Hal senada disampaikan perwakilan RS Awal Bros Panam, Lukmanul Hakim. Ia menyebut penandatanganan MoU menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara dunia pendidikan dan pelayanan kesehatan.
"Alhamdulillah, kerja sama yang kita laksanakan hari ini telah resmi. Kami berharap kemitraan ini dapat diwujudkan dalam berbagai program nyata yang memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan maupun pelayanan kesehatan," katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Suska Riau Dr. Haris Simaremare mengatakan kerja sama dengan dua rumah sakit tersebut merupakan bagian dari strategi universitas dalam memperluas jaringan kemitraan dengan institusi yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang kesehatan.
Menurutnya, kolaborasi tidak hanya diarahkan pada kegiatan formal kelembagaan, tetapi diharapkan berkembang menjadi berbagai program konkret yang mendukung kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
Kerja sama tersebut dapat mencakup peningkatan kualitas pendidikan, penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, program magang mahasiswa, hingga pengembangan sumber daya manusia.
"Kita berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi dapat diterjemahkan dalam berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dan pengembangan SDM," ujar Haris.
Ia menambahkan, UIN Suska Riau terus berupaya mengembangkan program akademik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan pembangunan.
Salah satu agenda strategis yang tengah dipersiapkan universitas adalah rencana pembukaan Fakultas Kedokteran. Kehadiran program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi UIN Suska Riau dalam memperkuat sektor pendidikan tinggi dan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
Dengan adanya kerja sama bersama RS Awal Bros Panam dan RSJ Tampan, UIN Suska Riau berharap terbentuk ekosistem kolaborasi yang semakin kuat antara perguruan tinggi dan institusi pelayanan kesehatan.
Sinergi tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lapangan, memperluas ruang penelitian, meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dan profesional kesehatan, sekaligus menghadirkan program pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal bagi ketiga institusi untuk membangun kerja sama berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, layanan kesehatan, penelitian, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. (*)

