BRK Syariah Dorong Pelajar SMAN 1 Bengkalis Melek Finansial

Beritariau.com, Bengkalis -- Edukasi mengenai pengelolaan keuangan menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda di tengah semakin mudahnya akses terhadap berbagai layanan keuangan. Kesadaran untuk mengatur uang, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung dinilai perlu dikenalkan sejak usia sekolah.
Hal inilah yang dilakukan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah Cabang Bengkalis dengan menggelar sosialisasi Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel) di SMAN 1 Bengkalis, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di halaman sekolah dan diikuti ratusan pelajar. Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Mengenakan pakaian Melayu khas sekolah bernuansa kopi susu, para pelajar berbaris tertib mengikuti kegiatan yang sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya literasi keuangan.
Kehadiran BRK Syariah tidak hanya memperkenalkan produk tabungan kepada para siswa. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk membangun pemahaman bahwa mengelola keuangan merupakan keterampilan yang perlu dimiliki sejak dini.
Dalam sosialisasi tersebut, tim BRK Syariah menjelaskan berbagai hal yang berkaitan dengan Tabungan SimPel. Para siswa diperkenalkan dengan manfaat memiliki rekening tabungan pribadi, cara menabung secara rutin, serta kemudahan yang dapat diperoleh pelajar untuk mulai mengenal layanan perbankan.
Dengan adanya rekening sendiri, siswa juga diharapkan dapat belajar bertanggung jawab terhadap uang yang dimiliki. Kebiasaan menyisihkan sebagian uang saku untuk ditabung dapat menjadi langkah sederhana dalam membentuk pola pengelolaan keuangan yang lebih terencana.
Penyampaian materi dikemas secara interaktif agar lebih mudah diterima oleh para pelajar. Narasumber tidak hanya menyampaikan materi secara satu arah, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi dan menjawab berbagai pertanyaan seputar perbankan dan kebiasaan menabung.
Suasana kegiatan pun semakin semarak ketika sesi kuis dimulai. Para siswa terlihat antusias mengangkat tangan dan berlomba memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan narasumber.
Berbagai doorprize turut disiapkan untuk menambah semangat peserta. Tumbler, pena hingga sejumlah cenderamata diberikan kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan. Tepuk tangan dan sorak siswa pun terdengar setiap kali salah seorang peserta berhasil memenangkan hadiah.
Kepala SMAN 1 Bengkalis, Nurhadi, mengapresiasi kegiatan yang digelar BRK Syariah tersebut. Ia menilai pengenalan literasi keuangan kepada siswa memiliki manfaat jangka panjang karena dapat membentuk kebiasaan positif yang terbawa hingga mereka dewasa.
Menurutnya, siswa tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik di bangku sekolah. Kemampuan mengelola keuangan secara bijak juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mereka menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Mengedukasi anak-anak untuk terbiasa menabung sejak dini adalah langkah awal membentuk karakter yang mandiri dan bijak mengelola keuangan, terlebih melalui bank daerah kita sendiri," ujar Nurhadi.
Ia menambahkan, kerja sama antara SMAN 1 Bengkalis dengan BRK Syariah selama ini telah berjalan dengan baik. Hubungan tersebut tidak hanya sebatas kegiatan sosialisasi, tetapi juga berkaitan dengan berbagai kebutuhan layanan keuangan sekolah.
Sejumlah aktivitas operasional sekolah, mulai dari penyaluran gaji tenaga pendidik hingga penyaluran bantuan dan beasiswa kepada siswa, telah terintegrasi dengan layanan BRK Syariah.
Menurut Nurhadi, keberadaan bank daerah yang dekat dengan lingkungan masyarakat dan dunia pendidikan dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk dalam memperkenalkan layanan keuangan kepada generasi muda.
Bagi para pelajar, pengenalan dunia perbankan sejak dini juga menjadi pengalaman tersendiri. Mereka tidak hanya mengetahui fungsi bank sebagai tempat menyimpan uang, tetapi mulai memahami pentingnya merencanakan penggunaan uang dan menyisihkan sebagian untuk kebutuhan di masa mendatang.
Melalui Tabungan SimPel, BRK Syariah berharap semakin banyak siswa yang mulai membangun kebiasaan menabung secara rutin. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Budaya menabung yang dimulai dari hal sederhana, seperti menyisihkan sebagian uang saku, diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya generasi muda yang lebih mandiri dan memiliki pemahaman keuangan yang baik.
Kegiatan di SMAN 1 Bengkalis tersebut sekaligus menunjukkan bahwa literasi keuangan tidak harus diberikan dalam bentuk pembelajaran formal di ruang kelas. Edukasi dapat dilakukan melalui kegiatan interaktif yang dekat dengan kehidupan pelajar sehingga pesan mengenai pentingnya mengelola keuangan lebih mudah dipahami dan diterapkan.
Dengan semakin kuatnya pemahaman finansial sejak usia sekolah, para pelajar diharapkan mampu membuat keputusan keuangan yang lebih bijak di masa depan. Dari kebiasaan kecil menabung hari ini, diharapkan tumbuh kesadaran untuk merencanakan masa depan dengan lebih baik. (*)

