Doa Bersama Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau, Bupati Bengkalis Ajak Warga Rawat Persatuan

Doa Bersama Sambut HUT RI dan Hari Jadi Riau, Bupati Bengkalis Ajak Warga Rawat Persatuan

Beritariau.com, Bengkalis -- Pemerintah Kabupaten Bengkalis mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam mengisi pembangunan daerah dan bangsa.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bengkalis, Ed Efendi, saat menghadiri Doa Bersama sempena Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Jumat (7/8/2026).

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Ed Efendi, Pemkab Bengkalis menyampaikan apresiasi kepada Badan Pengurus Masjid Agung Istiqomah yang telah menggagas kegiatan tersebut.

Menurut Kasmarni, doa bersama tidak sekadar menjadi rangkaian kegiatan memperingati hari besar daerah dan nasional. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan, keselamatan, kedamaian, serta perlindungan Allah SWT bagi Riau, Bengkalis, dan Indonesia.

"Kami mengajak kita semua dan seluruh masyarakat agar menjadikan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau yang diperingati pada 9 Agustus mendatang sebagai momentum mengenang perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus menghargai jasa para pendahulu yang telah meletakkan fondasi kemajuan Riau," ujar Ed Efendi.

Momentum Hari Jadi Riau, lanjutnya, juga harus menjadi kesempatan untuk menyatukan langkah dalam melanjutkan pembangunan dengan semangat kebersamaan. Seluruh elemen masyarakat diharapkan ikut berkontribusi mewujudkan Riau yang semakin maju, bermarwah, dan sejahtera.

Sementara dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, masyarakat diajak tidak sekadar mengikuti berbagai kegiatan seremonial. Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari melalui persatuan, gotong royong dan pengabdian.

"Dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, kami juga mengajak agar peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi menjadi penguat semangat persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada bangsa," katanya.

"Kemerdekaan yang diwariskan para pejuang harus kita isi dengan kerja nyata. Mari kita jaga persatuan, rawat kerukunan, perkuat kepedulian sosial, serta bangun daerah dengan semangat kebersamaan," sambungnya.

Pemkab Bengkalis juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara ulama, umara dan umat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis dan berakhlak.

Dalam konteks tersebut, masjid dinilai memiliki peran strategis. Selain menjadi tempat ibadah, masjid dapat menjadi pusat pembinaan umat, pendidikan akhlak, penguatan ukhuwah Islamiyah, hingga tempat menumbuhkan kepedulian sosial.

"Jadikan Masjid Agung Istiqomah dan seluruh masjid di Kabupaten Bengkalis sebagai rumah bersama untuk memperkuat iman, mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta melahirkan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia," ujarnya.

Kasmarni juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh masyarakat.

Karena itu, masyarakat Bengkalis diajak menyatukan hati, langkah dan ikhtiar dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Semangat kebersamaan diharapkan menjadi kekuatan untuk mewujudkan Bengkalis, Riau dan Indonesia yang semakin maju.

Di akhir sambutannya, Bupati Kasmarni mengajak seluruh jamaah memanjatkan doa agar Riau dan Bengkalis senantiasa berada dalam kondisi aman, damai, dan mendapat keberkahan.

Ia juga mendoakan agar para pemimpin daerah dan seluruh aparatur pemerintahan diberikan kesehatan, kekuatan, kejujuran serta kebijaksanaan dalam menjalankan amanah.

"Kami berharap masyarakat senantiasa hidup rukun, saling menghormati, saling membantu, serta terhindar dari berbagai musibah. Semoga Negara Kesatuan Republik Indonesia senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, menjadi bangsa yang aman, kuat, maju, adil, dan sejahtera," tutupnya.

Doa bersama berlangsung khidmat. Rangkaian kegiatan diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tahlil, tausiah agama dan doa bersama.

Pembacaan Yasin dipandu Imam Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Ustadz H. Ghufronuddin. Tahlil dipimpin Ustadz Budi Rahmat, sedangkan tausiah disampaikan Ustadz Risman Hambali. Doa bersama dipimpin Kiyai Suyendri, Pimpinan Pondok Pesantren Madani Bengkalis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum Masjid Agung Istiqomah Bengkalis yang juga Sekda Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, Ketua MUI Bengkalis H. Amrizal, Ketua Baznas Bengkalis Ismail, serta sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (*)