Buaya Muara Naik ke Darat di Desa Undan, Damkarmat Siapkan Proses Evakuasi

Buaya Muara Naik ke Darat di Desa Undan, Damkarmat Siapkan Proses Evakuasi

Dok. Istimewa

Beritariau.com, Inhil -- Warga Desa Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, dihebohkan dengan kemunculan seekor buaya muara berukuran besar yang keluar dari Sungai Undan dan memasuki kawasan permukiman, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kemunculan predator tersebut memicu kepanikan warga setelah buaya bergerak menuju jalan perkampungan dan dilaporkan mengejar sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Masyarakat yang panik berupaya menyelamatkan diri, sementara sebagian lainnya bersama-sama melakukan penanganan hingga akhirnya berhasil melumpuhkan dan menangkap satwa liar tersebut.

Setelah berhasil diamankan, buaya muara itu direncanakan dievakuasi menggunakan pompong melalui Sungai Undan menuju Pulau Kijang. Selanjutnya, satwa tersebut akan dibawa melalui jalur darat dengan perjalanan sekitar tiga jam menuju Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Indragiri Hilir di Tembilahan untuk penanganan lebih lanjut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, Junaidi Ismail, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, tim Damkarmat telah bersiaga untuk menerima dan menangani buaya setelah tiba di Tembilahan.

"Buaya muara tersebut keluar dari sungai dan memasuki kawasan perkampungan sebelum akhirnya berhasil ditangkap warga. Saat ini tim Damkarmat di Tembilahan sedang bersiap menunggu kedatangan satwa tersebut untuk penanganan lebih lanjut," ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan satwa liar, terutama buaya muara yang habitatnya berada di kawasan perairan dan muara sungai.

Damkarmat juga mengimbau warga untuk tidak bertindak sendiri apabila menemukan satwa liar berbahaya. Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman, baik bagi warga maupun satwa yang dilindungi. (*)