Remaja 13 Tahun Hilang Tenggelam di Sungai Siak, Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan

Ilustrasi/Net
Beritariau.com, Siak -- Seorang remaja berusia 13 tahun dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Siak, tepatnya di kawasan depan Taman Singapur, Kabupaten Siak, Riau, Rabu (5/8/2026). Tim SAR gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang diduga terseret arus deras saat berenang.
Korban diketahui berinisial MSS, warga Jalan Raja Kecik, Kabupaten Siak. Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika korban bersama dua orang temannya berenang di Sungai Siak dalam kondisi air sungai sedang mengalami pasang tinggi.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Siak. Setelah menerima informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian.
"Menurut informasi yang diterima, korban berenang bersama dua orang temannya di Sungai Siak saat kondisi air sedang pasang tinggi. Korban kemudian diduga terseret arus hingga tenggelam," ujar Budi Cahyadi.
Dijelaskan, kejadian bermula saat korban bersama kedua rekannya berada di kawasan sungai. Ketika arus semakin kuat, korban tidak mampu menyelamatkan diri dan terbawa arus. Kedua teman korban kemudian segera mencari pertolongan dengan memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban.
Mendapat laporan tersebut, pihak keluarga langsung berkoordinasi dengan aparat terkait untuk meminta bantuan pencarian. Tim Basarnas Pekanbaru kemudian mengerahkan personel rescue lengkap dengan peralatan penyelamatan air menuju lokasi kejadian.
Dalam operasi tersebut, petugas Basarnas bersama unsur SAR gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi korban terakhir terlihat. Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet serta metode penyisiran aliran sungai guna menemukan keberadaan korban.
Budi Cahyadi mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas di sekitar sungai, terutama ketika kondisi air sedang pasang dan arus mengalami peningkatan.
"Kami mengingatkan seluruh personel dan masyarakat agar mengutamakan keselamatan selama proses pencarian berlangsung. Tim SAR tetap bekerja maksimal dengan memperhatikan faktor keamanan di lapangan," katanya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Tim berharap korban dapat segera ditemukan dan proses evakuasi dapat berjalan dengan lancar. (*)

