Pemko Pekanbaru Matangkan Pelantikan Ketua RT/RW

Pemko Pekanbaru Matangkan Pelantikan Ketua RT/RW

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus mematangkan persiapan pelantikan ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang akan dilaksanakan secara bertahap di masing-masing kecamatan. Selain pelantikan, pemerintah juga berencana mengaktifkan kembali peran Dasawisma sebagai bagian dari penguatan pemberdayaan masyarakat.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho meminta Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta seluruh pihak terkait untuk berkoordinasi dengan para camat agar seluruh rangkaian pelantikan berjalan lancar.

Menurut Agung, terdapat dua agenda utama yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelantikan tersebut.

Pertama, Pemko Pekanbaru akan memberikan seragam kepada seluruh ketua RT dan RW. Namun, pembagian seragam tidak dilakukan saat prosesi pelantikan, melainkan ketika kegiatan retreat yang akan diselenggarakan setelah seluruh pelantikan selesai.

"Kami akan membagikan seragam pada saat retreat. Pertimbangannya agar seluruh ketua RT dan RW yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menerima seragam secara bersamaan," ujar Agung, Minggu (19/7/2026).

Ia menjelaskan bahwa pelantikan ketua RT dan RW dilakukan secara bertahap di setiap kecamatan sehingga pembagian seragam pada saat retreat dinilai lebih efektif dan merata.

Selain itu, Pemko Pekanbaru juga akan melibatkan para istri pengurus RT dan RW sebagai bagian dari upaya menghidupkan kembali peran Dasawisma di lingkungan masyarakat.

"Kami ingin menghidupkan kembali Dasawisma. Karena itu, tidak hanya ketua RT dan RW yang dilantik, tetapi juga melibatkan para istrinya," jelasnya.

Agung berharap keberadaan Dasawisma dapat kembali menjadi ujung tombak dalam mendukung berbagai program kemasyarakatan, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga, kesehatan, dan lingkungan.

Untuk mendorong pelaksanaan kegiatan yang berkualitas, Wali Kota juga akan memberikan penilaian terhadap penyelenggaraan pelantikan di setiap kecamatan.

"Saya ingin melihat kecamatan mana yang mampu menyelenggarakan pelantikan dengan persiapan dan pelaksanaan terbaik," tegasnya.

Sebagai informasi, Dasawisma merupakan kelompok masyarakat terkecil dalam struktur Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Setiap kelompok umumnya terdiri dari 10 hingga 20 kepala keluarga (KK) yang tinggal berdekatan dan berperan membantu pemerintah dalam pelaksanaan berbagai program sosial, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan.

Melalui pelantikan pengurus RT/RW dan penguatan kembali Dasawisma, Pemko Pekanbaru berharap koordinasi pemerintahan hingga tingkat lingkungan semakin efektif, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan di Kota Pekanbaru. (*)