Wali Kota Agung Pimpin Langsung Penertiban Kabel Semrawut di Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, turun langsung memimpin penertiban kabel jaringan yang dinilai semrawut di sepanjang Jalan Ronggo Warsito, Kecamatan Sail, Jumat (5/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Agung didampingi jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru serta perwakilan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi. Tim gabungan melakukan pemotongan sejumlah kabel jaringan udara yang selama ini dianggap mengganggu estetika kota dan membahayakan pengguna jalan.

Dengan bantuan kendaraan crane milik Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, Agung bahkan turut memotong langsung kabel jaringan menggunakan gunting besi sebagai simbol dimulainya penertiban.

Menurut Agung, langkah tegas tersebut dilakukan setelah sejumlah peringatan yang dilayangkan Pemerintah Kota Pekanbaru kepada para penyedia layanan jaringan tidak mendapat respons yang memadai.

“Semua kabel fiber optik ini tidak berizin, kecuali kabel milik PLN. Karena itu hari ini kami melakukan pemotongan bersama APJATEL, Polresta, dan Kejaksaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penertiban tidak hanya dilakukan di Jalan Ronggo Warsito, tetapi akan berlanjut secara bertahap di seluruh wilayah Kota Pekanbaru hingga akhir tahun 2026. Pemerintah kota juga meminta para penyedia layanan internet untuk melakukan pembongkaran mandiri terhadap kabel-kabel yang masih terpasang secara tidak sesuai ketentuan.

Ke depan, Pemko Pekanbaru berencana menata ulang jaringan telekomunikasi dengan mengalihkan kabel udara menjadi kabel bawah tanah. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, dan modern.

Agung menjelaskan bahwa keberadaan kabel yang menjuntai di sejumlah ruas jalan telah menimbulkan risiko keselamatan bagi masyarakat. Beberapa insiden bahkan disebut menyebabkan pengendara mengalami kecelakaan hingga harus menjalani perawatan medis, bahkan ada yang berujung fatal.

“Karena kabel semrawut sudah memakan korban. Ada yang tersangkut saat berkendara hingga masuk rumah sakit, bahkan ada yang meninggal dunia,” tegasnya.

Mayoritas kabel yang ditertibkan diketahui merupakan jaringan milik penyedia layanan internet. Pemerintah Kota Pekanbaru juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila proses penertiban menyebabkan gangguan layanan internet di sejumlah lokasi.

Melalui program ini, Pemko berharap tercipta lingkungan perkotaan yang lebih tertata sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Pekanbaru. Penataan jaringan utilitas tersebut juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan wajah kota yang lebih modern dan nyaman bagi masyarakat. (*)