368 Petugas Sensus Ekonomi 2026 Siap Data 39 Ribu Usaha dan 150 Ribu KK di Siak

Beritariau.com, Siak – Pemerintah Kabupaten Siak menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Sebanyak 368 petugas lapangan telah disiapkan untuk mengumpulkan data ekonomi yang akurat di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Bupati Siak, Afni Zulkifli, menegaskan bahwa data yang valid dan terpercaya menjadi fondasi utama dalam merumuskan berbagai kebijakan pembangunan daerah. Karena itu, hasil sensus diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan potensi yang dimiliki daerah.

“Data yang dikumpulkan para petugas akan menjadi rujukan pemerintah daerah dalam mengambil berbagai kebijakan pembangunan,” kata Afni saat membuka pelatihan petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026 di Kantor Bupati Siak, Jumat (5/6/2026).

Menurutnya, pemerintah membutuhkan data yang akurat untuk mengidentifikasi peluang maupun tantangan di berbagai sektor ekonomi. Informasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Afni menyebut hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan mampu mendukung upaya mewujudkan Kabupaten Siak yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.

Selain itu, sensus juga akan memberikan data penting yang selama ini belum sepenuhnya terjangkau melalui mekanisme pendataan pemerintah daerah, termasuk pada sektor industri dan manufaktur. Data tersebut dapat digunakan untuk memetakan perkembangan dunia usaha, menyusun strategi pemberdayaan UMKM, serta menentukan sektor yang membutuhkan dukungan lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Siak, Nugroho Imam Darodjat, mengatakan sensus kali ini akan menjangkau sekitar 39 ribu unit usaha dan 150 ribu kepala keluarga yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Siak.

Menurut Nugroho, pelaksanaan sensus bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga pemerintah memiliki basis data yang kuat dalam merumuskan kebijakan pembangunan dan investasi.

Ia juga mengingatkan seluruh petugas lapangan agar menjalankan tugas secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan kualitas data yang dikumpulkan tetap terjaga.

“Saya optimistis Sensus Ekonomi 2026 dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang berkualitas untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Sebanyak 368 petugas yang diterjunkan merupakan putra-putri terbaik Kabupaten Siak yang telah melalui proses seleksi dan berasal dari berbagai kecamatan. Mereka akan menjadi ujung tombak dalam memotret kondisi riil perekonomian daerah guna mendukung perencanaan pembangunan yang lebih akurat dan tepat sasaran. (*)