Kunjungan Wisatawan ke Pekanbaru Tembus 836 Ribu Orang hingga April 2026

Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi
Beritariau.com, Pekanbaru – Kota Pekanbaru mencatat kunjungan wisatawan yang cukup tinggi sepanjang empat bulan pertama tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Pekanbaru, jumlah kunjungan wisatawan hingga April 2026 mencapai 836.827 orang.
Dari jumlah tersebut, wisatawan nusantara (wisnus) masih mendominasi dengan 836.593 kunjungan, sementara wisatawan mancanegara (wisman) tercatat sebanyak 234 kunjungan.
Kepala Disbudpar Kota Pekanbaru, Akmal Khairi, menyebutkan puluhan destinasi wisata menjadi tujuan favorit masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke ibu kota Provinsi Riau tersebut.
"Selama Januari hingga April 2026, terdapat 29 objek wisata yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan di Pekanbaru," ujar Akmal, Kamis (4/6/2026).
Sejumlah destinasi yang ramai dikunjungi antara lain Asia Farm, Asia Heritage, Alam Mayang, Danau Buatan, Kawasan MTQ Bandar Seni Raja Ali Haji, Kampung Wisata Bandar Senapelan, Pasar Bawah, Masjid Agung An-Nur, hingga berbagai taman wisata dan agrowisata yang tersebar di Kota Pekanbaru.
Berdasarkan data Disbudpar, kunjungan wisatawan tertinggi terjadi pada Januari 2026 dengan total 242.933 pengunjung, terdiri dari 242.859 wisatawan nusantara dan 74 wisatawan mancanegara. Pada Februari, jumlah kunjungan mencapai 196.424 orang, kemudian meningkat menjadi 211.842 orang pada Maret.
Sementara itu, selama April 2026 tercatat sebanyak 185.628 kunjungan wisatawan, yang terdiri dari 185.587 wisatawan nusantara dan 41 wisatawan mancanegara.
Pemerintah Kota Pekanbaru terus berupaya meningkatkan daya tarik sektor pariwisata melalui berbagai program dan kegiatan. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, sejumlah langkah dilakukan mulai dari penyelenggaraan event, perawatan situs dan cagar budaya, hingga pengembangan pusat kuliner dan sentra suvenir yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
Upaya tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah. (*)

