Agung Nugroho Perkuat Kecamatan dengan Pasukan Kuning dan Mobil Operasional

Beritariau.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah cepat untuk mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan dan infrastruktur dasar di tingkat wilayah. Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menempatkan petugas Operasi dan Pemeliharaan (OP) atau pasukan kuning di seluruh kecamatan guna memperkuat respons terhadap berbagai keluhan masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan, Pemko Pekanbaru juga menyerahkan satu unit mobil pikap operasional kepada masing-masing dari 15 kecamatan. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan pekerjaan lapangan tanpa harus menunggu bantuan dari organisasi perangkat daerah (OPD) teknis.
Menurut Agung Nugroho, setiap kecamatan kini diperkuat dengan 10 personel OP yang dilengkapi peralatan kerja seperti cangkul, sekop, gerobak, serta dukungan anggaran operasional untuk kebutuhan bahan bakar dan kegiatan lapangan lainnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat peran kecamatan sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat, khususnya dalam menangani persoalan kebersihan, saluran drainase, dan infrastruktur lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat.
"Dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai, camat dapat langsung mengambil tindakan terhadap persoalan yang muncul di wilayahnya tanpa harus selalu menunggu intervensi dari dinas terkait," ujar Agung, Rabu (3/6/2026).
Ia menjelaskan, pekerjaan seperti pembersihan drainase, pengangkatan sampah, hingga perbaikan ringan fasilitas lingkungan kini dapat ditangani langsung oleh kecamatan. Sementara untuk pekerjaan yang membutuhkan alat berat atau penanganan lebih kompleks, koordinasi tetap dilakukan bersama OPD teknis terkait.
Menurut Agung, kebijakan ini sekaligus menjadi bentuk penguatan kewenangan camat dan lurah dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif kepada masyarakat.
Selain penanganan drainase, salah satu fokus utama program tersebut adalah mengatasi persoalan sampah yang masih menjadi keluhan di sejumlah wilayah. Untuk mendukung hal itu, petugas OP akan bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang selama ini aktif menjaga kebersihan lingkungan di tingkat masyarakat.
Melalui penguatan kecamatan ini, Pemerintah Kota Pekanbaru berharap penanganan persoalan lingkungan dapat dilakukan lebih cepat, sehingga tercipta kawasan yang lebih bersih, tertata, serta mampu mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan.
Wali Kota Agung Nugroho menegaskan penguatan peran kecamatan menjadi salah satu strategi untuk mempercepat pelayanan publik dan penyelesaian persoalan lingkungan di Pekanbaru. (*)

