Cegah Abrasi, DKP Riau Ajak Tanam Mangrove di Wilayah Pesisir

ilustrasi pohon mangrove
Beritariau.com, Bengkalis - Pohon mangrove mempunyai peranan penting dalam melindungi daerah pantai dan memelihara habitat kelautan untuk sejumlah ekosistem kelautan yang terancam punah. Terlebih lagi di Provinsi Riau wilayah pesisir.
Untuk menjaga ekosistem serta mencegah abrasi, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Riau bekerjasma dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Bengkalis menggelar sosialisasi penanaman bibit pohon pelindung pada kegiatan perlindungan dan pelestarian kawasan konservasi di Desa Teluk Papal, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (9/8/2016).
"Dalam pemanfaat mangrove harus seimbang supaya terjaga kelestarian dan luasan mangrove akan tetap terjaga," kata Kepala DKP Provinsi Riau diwakili Kepala Bidang Kelautan dan Pengawasan, Perry Anantasa.
Lanjut Perry, hilang dan rusaknya kawasan mangrove di beberapa wilayah Provinsi Riau dapat berpengaruh serta dapat menghilangkan fungsi mangrove baik fisik, ekologis maupun ekonomi.
"Abrasi di beberapa wilayah pesisir saat saat ini saat tinggi dan harus segera diselamatkan, dengan menanaman mangrove dapat meminimalisir abrasi yang terjadi," imbuhnya.
Sementara itu, Kadis DPK Kabupaten Bengkalis diwakili Kepala Bidang Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Ansharuddin menyambut baik apa yang dilakukan DKP Provinsi Riau dalam upaya pencegahan abrasi di;wilayah pesisir Pulau Bengkalis.
"Kabupeten Bengkalis mempunyai wilayah pesisir yang menimbulkan persoalan serius (abrasi) bagi masyarakat yang tinggal pesisir pantai apalagi berhadapan langsung dengan Selat Malaka," kata pria yang akrab disapa Pak Ansor.
Ansor berharap kepada peserta supaya mengikuti sosialisasi dengan baik sehingga dapat diimplementasikan dilapangan sehingga dapat mengatasi persoalan abrasi di Desa Teluk Papal.
"Di samping itu juga, dengan menanggulanggi abrasi kita dapat menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya. [red]

