Edan! Pengedar Narkoba di Pekanbaru libatkan anaknya jadi kurir

Edan! Pengedar Narkoba di Pekanbaru libatkan anaknya jadi kurir

ilustrasi/net

‎Beritariau.com, Pekanbaru - Meski sempat lolos dari sergapan Polisi saat hendak melakukan transaksi di Kabupaten Bengkalis, akhirnya polisi berhasil meringkus dua pengedar narkoba di Pekanbaru. Mengejutkan, ternyata keduanya merupakan ayah dan anak ini.

Keduanya yakni, MZ alias Zaidi (60) dan RA (25), merupakan warga Jalan Kopi Gang Merica, Pekanbaru.

"Kedua pelaku ini ada ikatan keluarga. RA itu mahasiswa yang merupakan anak dari MZ. Keduanya diringkus saat berada Jalan Harapan Raya Kecamatan Bukitraya, Rabu (10/02/16) sekitar pukul 19.30 WIB," ungkap Kasubdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau, AKBP Hasyim Risahondua, Senin (15/02/16).

Diterangkan Hasyim yang turut memimpin penggerebekan ini, penangkapan ayah dan anak tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang disampaikan masyarakat, yang menyatakan kalau kedua pelaku kerap melakukan transaksi narkoba.

"Selanjutnya, Unit 3 Subdit 1 Dit Resnarkoba Polda Riau, melakukan lidik secara undercover buy (penyamaran,red) di Bengkalis. Namun, tidak jadi dilakukan," kata Hasyim.

Lalu, diketahui kalau pelaku dan polisi yang menyamar, membuat kesepakatan transaksi di Jalan Harapan Raya Kecamatan Bukitraya, tepatnya di depan Toko Jepara Indah Furniture.

"Sekitar pukul 19.30 WIB, keduanya langsung kita bekuk. Si Bapak (MZ) ini yang melakukan transaksi dengan petugas, dan anaknya merupakan pembawa barang ," tegas Hasyim.

Dari tangan kedua pelaku, lanjutnya, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa 5 paket narkotika jenis sabu-sabu seberat 79 gram, 2 unit handphone, 1 unit timbangan, satu buku Passport, dan satu pucuk mancis bentuk pistol.

"Selain itu, kita juga menyita satu unit mobil merek Honda Stream dengan nomor polisi BM 111 TM, dan STNK," ucap AKBP Hasyim.

Dari pengakuan tersangka, mereka telah melakukan transaksi sebanyak tiga kali dalam tiga bulan terakhir.

"Kedua pelaku sudah ditahan di sel tahanan Dit Resnarkoba Polda Riau. Penyidik masih melakukan penyidikan dan pengembangan," pungkas Hasyim. [pan]‎‎