Luar Biasa! Api lalap puluhan bangunan di Pekanbaru kecuali Masjid ini..

Luar Biasa! Api lalap puluhan bangunan di Pekanbaru kecuali Masjid ini..

FOTO : Puluhan Bangunan Terbakar di Pekanbaru

Beritariau.com, Pekanbaru - Puluhan rumah dan bangunan usaha yang berlokasi di Jalan Karet dekat Pasar Pusat Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Sukaramai Kecamatan Pekanbaru Kota Pekanbaru, Jumat (12/02/16) siang sekitar pukul 14.15 Wib di lalap si jago merah.

Kebakaran yang terjadi usai Sholat Jumat itu sontak membuat kaget dan histeris masyarakat yang ada di sekitarnya. Para pemilik rumah sibuk dan panik menyelamatkan barang-barang yang tersisa. Warga sekitar yang berada di lokasi tampak sibuk membantu memadamkan kobaran api.

Puluhan mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari Dinas BPBD Kota Pekanbaru dikerahkan untuk memadamkan api. Namun, api sangat sulit dijinakkan karena dengan cepat merambat ke bangunan lain. Pasalnya, rata-rata terbuat dari bahan kayu.

Petugas berjibaku memadamkan agar tak meluas ke lokasi di lingkungan padat peduduk tersebut. Terlihat, ratusan masyarakat juga terlihat berbondong memenuhi badan Jalan M Yamin dan Cokroaminoto.

Akibatnya, sempat menyulitkan mobil pemadam untuk bergerak menuju ke lokasi kejadian. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Selama lebih kurang 2 jam, petugas Damkar BPBD Kota Pekanbaru dengan belasan unit mobil armada akhirnya berhasil menjinakkan api yang menghanguskan puluhan kedai dan rumah di Jalan Karet.

Uniknya, dari deretan ruko tersebut hanya masjid saja yang tak terjilat api. Masjid Musholihin‎ namanya.

Informasi yang dirangkum dari warga di lokasi kebakaran, api bermula sekitar pukul 13.30 Wib dari arah bagian tengah deretan ruko. Selang 15 menit saja, api telah melalap lima ruko yang semi permanen.

"Awalnya terdengar beberapa kali ledakan, kami kira dari agen gas yang ada di deretan ruko tersebut, ternyata bukan," kata Uni (45), warga yang tinggal di seberang lokasi kejadian.

Sederetan ruko ini, ditaksir telah berumur puluhan tahun. Bangunan semi permanen tersebut terbuat dari kayu sehingga api dengan mudah membara. Awalnya beberapa unit armada Damkar dari BPBD Kota pekanbaru memang dibuat seperti tak berdaya menghadapi keganasan si jago merah.

Ditambah lagi dengan hembusan angin yang cukup kuat, membuat kobaran api semakin menjadi-jadi. Petugas juga dibuat cukup kewalahan oleh kerumunan warga di jalan, sehingga menyulitkan armada untuk masuk ke lokasi kebakaran.

Hingga berita diturunkan beberapa petugas Damkar telah beransur pulang. [red]‎