Tertipu Ratusan Juta

Ngaku direstui Kapolda Riau, Calo tes masuk Polisi janji bisa luluskan anak Sabar

Ngaku direstui Kapolda Riau, Calo tes masuk Polisi janji bisa luluskan anak Sabar

Ilustrasi Calon Bintara Polisi

Beritariau.com, Pekanbaru - Meski sudah banyak yang menjadi korban, masih ada saja warga Pekanbaru percaya dengan calo masuk menjadi anggota kepolisian. Seperti yang dialami Sabar Jasman warga Perumahan Permata, Kota Pekanbaru. Akibat kejadian ini, Sabar kehilangan uang Rp 150 juta.

Tak terima, korban kemudian melaporkan sang calo bernama Ardianto ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Riau, Kamis (11/02/16).

Dalam laporannya Sabar menyebutkan, kejadian bermula sewaktu Kepolisian Daerah (Polda) Riau membuka pendaftaran calon Bintara kepolisian pada pertengahan tahun lalu.

Kala itu, Sabar berniat mendaftarkan anaknya, Muhammad Hidayat menjadi anggota Polri. Ardianto menjamin anak Sabar akan lulus. Dengan bujuk rayunya, pelaku mengaku sudah menemui Kapolda Riau dan membicarakan keinginan korban memasukkan anaknya menjadi anggota polisi.

Menurut Ardianto, dirinya bisa menjamin kelulusan anak Sabar100 persen, karena dia mengaku sudah mendapat restu dari Kapolda Riau. Ardianto pun meminta Sabar untuk menyerahkan uang Rp 150 juta.

Kata Ardianto, uang itu untuk mengurus pendaftaran dan seleksi polisi hingga penerimaan. Pada Juni 2015, Sabar mentransfer uang secara bertahap melalui Bank Negara Indonesia kepada Ardianto.

Kemudian, anak korban mengikuti seleksi kepolisian tahap demi tahap. Tenyata, apa yang dijanjikan Ardianto tidak terwujud. Anak Sabar dinyatakan tidak lulus oleh panitia seleksi di Sekolah Kepolisian Negara Pekanbaru.

Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Kasusnya tengah diusut dengan mengumpulkan berbagai alat bukti," katanya, Jumat (12/02/16).

Guntur menegaskan, mendaftar atau masuk menjadi anggota kepolisian tidak mengunakan jasa calo. Kata Guntur, lulus menjadi Polri murni dari kemampuan calon siswa.

"Tidak ada calo dan tidak dipungut biaya. Kalau ingin menjadi polisi, jangan pernah percaya kepada calo, percayalah kepada kemampuan sendiri," tegas Guntur. [pan]‎‎