Polantas Polda Riau bebaskan korban penculikan & perampokan

ilustrasi/net
Beritariau.com, Pekanbaru - Patroli Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, menggagalkan upaya perampokan sebuah Dump truck dan penculikan supir mobil itu. Petugas PJR yang sedang berpatoli itu, juga sempat terlibat aksi kejar-kejaran mulai dari Duri kabupaten Bengkalis hingga ke Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (11/02/16).
Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Guritno Wibowo mengatakan, petugas PJR yang sedang berpatroli berhasil mengamankan sebuah truck Nopol BM 8088 KU yang diduga akan dicuri kawanan perampok yang diduga berjumlah 3 orang. Khairul, supir truck itu sempat diculik, dianiaya kemudian diikat para pelaku.
"Saat truk berhasil diamankan, petugas menemukan Khairul, sang sopir dalam kondisi terikat dan penuh luka bekas penganiayaan di dalam bak truck," kata Guritno, melalui selulernya.
Tak ingin membuang waktu, polisi langsung membawa korban ke rumah sakit terdekat, sedangkan truck diamankan ke kantor unit II PJR Duri. Untuk pelakunya berhasil lolos dengan cara kabur ke dalam hutan.
"Kita juga sudah koordinasi dengan pihak Reskrim untuk pengejaran terhadap ketiga pelaku tersebut," terang Guritno.
Peristiwa perampokan itu terungkap, berawal saat anggota Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) yang sedang melakukan patroli rutin menuju ke arah Simpang Bangko dan melihat sebuah dump truck yang mencurigakan.
"Petugas PJR kemudian mendekati truck tersebut, namun bukannnya tetap berhenti truck malah tancap gas. Melihat hal tersebut, petugas lalu melakukan pengejaran terhadap truck Nopol BM 8088 KU yang diduga dirampok itu," kata dia.
Aksi kejar-kejaran pun terjadi, hingga akhirnya pelaku memarkirkan truck di komplek PT Chevron Pacifik Indonesia dan kabur ke hutan yang ada disekitarnya.
"Dari keterangan korban kepada petugas, pelaku diduga berjumlah tiga orang, mereka langsung kabur ke dalam hutan sesaat setelah memarkirkan truk tersebut," pungkas Kombes Guritno. [pan]

