Kapolres Janji Siap Menindak

Bebas beraktivitas, SPBU Pertamina Tali Kumain Rohul diduga sediakan tempat penimbunan BBM

Bebas beraktivitas, SPBU Pertamina Tali Kumain Rohul diduga sediakan tempat penimbunan BBM

Suasana di Lokasi Penimbunan BBM disamping SPBU Desa Tali Kumain Rohul

Beritariau.com, Rohul - Meski larangan agar tak melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium alias Bensin dan Solar telah dibuat, namun, masih ada sejumlah oknum tak bertanggung jawab kerap ingin meraup keuntungan dari bisnis haram itu.

Pantauan wartawan, Kamis (11/02/16) sore, ratusan jerigen kosong dan berisi BBM tampak berjejer disamping SPBU Pertamina di Desa Tali Kumain Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Jerigen itu sengaja dibuat untuk tempat penimbunan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang diduga tak memiliki izin yang jelas dalam pengambilan BBM skala besar.

Anehnya, meski tampak jelas didepan mata, namun, pihak SPBU Pertamina yang berada di Desa di Jalan lintas Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Rohul dengan Provinsi Sumatra Utara itu, adem-adem saja dan tetap melayani pembeli dengan menggunakan jerigen.

Selain jerigen, berdasarkan pantauan dilapangan, juga terlihat beberapa unit mobil yang tampaknya sedang menunggu untuk mengangkut BBM. Aksi ini, diperkirakan sudah berjalan lama. Namun, sejauh ini belum ada tindakan dari penegak hukum terutama Polres Rohul.

Kuat dugaan, aksi penimbunan itu, ada kerja sama antara oknum SPBU Pertamina dan pelaku penimbunan BBM. "Jika pembeli yang menggunakan jerigen satu sampai tiga jerigen itu merupakan hal wajar," ucap seorang warga yang menolak disebut identitasnya.

Diakuinya, SPBU Pertamina itu juga sering tampak kosong. Jika BBM sudah masuk ke SPBU itu, ujarnya, pelayanan terhadap pembeli dengan jerigen sangat banyak.

"Tapi jika pembeli BBM sampai puluhan jerigen dan mengangkutnya menggunakan mobil itu tak wajar. Ini menjadi tanda tanya bagi kita, kok aman-aman aja bang? Bisa jadi ada orang oknum yang membekingi sehingga pengambilan dan pembelian BBM skala besar tetap aman dan lancar," ujarnya.

Terkait ini, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono yang dikonfirmasi, Kamis (11/02/16) menyatakan akan menindak lanjuti informasi tersebut.

"Kita sangat berterima kasih kepada rekan-rekan media yang sudah memberikan informasi tersebut. Malam ini kita rencananya akan turunkan tim untuk memastikan laporan tersebut terkait adanya aksi penimbunan BBM," ucap Pitoyo. 

Jika terbukti, tambah Pitoyo, pihak tak segan-segan menindak oknum penimbun BBM maupun pengusaha SPBU itu sendiri. [cp]‎