Eits! Tak lama lagi, Mucikari ayam kampus Pekanbaru akan diadili

Eits! Tak lama lagi, Mucikari ayam kampus Pekanbaru akan diadili

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru menerima pelimpahan tersangka Dion Naldo alias DN dalam dugaan kasus perdagangan wanita (mucikari), beserta barang bukti dari Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Jumat (27/11/15).

DN yang disebut-sebut memiliki ratusan 'ayam kampus' ini langsung digiring ke ruang Ivan Yoko Wobowo yang bertindak sebagai JPU dalam perkara ini.JPU Ivan Yoko Wibowo mengatakan, proses tahap II kasus DN memang agak lama. Dirinya ingin mengetahui lebih banyak rekam jejak DN selama menjadi mucikari di Pekanbaru.

"Perlu juga diketahui kenapa DN menjadi Mucikari. Kemudian, juga ingin diketahui kenapa dia akhirnya ditangkap polisi," kata Yoko.

Yoko menjelaskan, DN dalam perkara ini akan dijerat dengan Pasal 506 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

"Kemudian diterapkan juga Undang Undang tentang Perdagangan orang. Jadi pasal yang diterapkan berlapis supaya proses hukumnya maksimal," jelasnya.

Dalam Undang Undang Perdagangan Orang atau Trafficking, sambung Ivan, DN dijerat dengan Pasal 2. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

Proses selanjutnya, kata Yoko, dirinya segera menyusun surat dakwaan yang nantinya akan digunakan dalam proses penuntutan di persidangan. "Tak lama lagi, berkas perkaranya akan kita limpahkan ke pengadilan," pungkas Yoko.

Sebelumnya, DN dibekuk Tim Opsnal Polresta Pekanbaru ketika bertransaksi di sebuah hotel mewah di Jalan Riau. Turut diamankan 4 wanita bersama DN, dan sedang diperiksa intensif sebagai saksi.

Berdasarkan penyidikan Polresta Pekanbaru, DN diketahui mempunyai 100 lebih 'anak asuh' yang rata-rata berasal dari kalangan mahasiswi. DN menawarkan mahasiswi itu kepada kalangan menengah keatas Rp2,5 juta hingga Rp8 juta. Nilai itu short time atau bercinta dengan durasi pendek.

Biasanya, pelanggan setelah memesan menunggu di sebuah hotel yang telah disepakati. Kemudian, DN mengantarkan mahasiswi tadi dan di hotel itulah dilakukan transaksi. Pelanggan mau merogoh koceknya lantaran DN menyuguhkan gadis yang masih belia dan berstatus mahasiswi dari berbagai universitas di Pekanbaru.

Dion diketahui sudah menjalankan bisnisnya selama 2 tahun belakangan. Dia juga dikenal sebagai pemain lama dan bisa disebut cukup top di kalangan pelanggan. Rata-rata usia wanita yang ditawarkannya berusia 20-25 tahun. Bahkan DN juga melayani permintaan untuk luar kota, seperti Batam dan Jakarta. [red]