IPDN Bisa Saja Tetap Berkampus di Rohil, Asalkan...

Direktur IPDN Riau di sela-sela acara sosialisasi PP No. 43 bersama sejumlah anggota BPK kabupaten Rohil, Kamis (26/11) | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bagansiapiapi - Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negri (IPDN) bisa saja tetap berlokasi di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau. Asalkan, pemkab dan Pemprov Riau masih punya komitmen bersama.
Hal ini dikatakan Direktur IPDN Riau, Prof DR Muhammad Ilham, Kamis (26/11) kemarin, menyikapi adanya spekulasi bahwa IPDN Riau lokasi kampus di Rohil akan dipindahkan ke Kalimantan,
"Saya pada 10 Oktober diperintahkan oleh Mendagri untuk meninjau lokasi kampus yang ada di Kalimantan, dan semua sesuai dengan yang kita harapkan," kata Muhammad Ilham.
Kendati demikian, sejatinya pihaknya tidak memiliki keinginan untuk pindah dari kampusnya saat ini. "Kami tidak berminat untuk pindah sepanjang masih ada komitmen dari Pemprop Riau dan Pemkab Rokan Hilir," ujar Prof Ilham kepada wartawan.
Oleh karena itu, ia pun menyampaikan masukan untuk Pemkab Rohil dan seluruh masyarakat agar IPDN Riau Kampus Rokan Hilir tetap beroperasi.
"Kalau mau IPDN tetap di Rohil harus dibangun kembali komitmen antara Kemendagri dengan Pemkab Rohil dan Provinsi Riau," tegas Profesor asal Sulawesi ini.
Diakuinya juga bahwa selama beroperasinya IPDN di Rohil, banyak hal yang sangat kurang. Diantaranya air bersih yang harus beli, dosen tetap yang cuma enam orang, dirasa sangat kurang dengan jumlah mahasiswa sebanyak 270 orang. Selain itu kendaraan operasional pun tidak ada.
"Kita memang ada dibantu 3 unit bus dari pemkab, tapi itupun kondisinya sudah sangat buruk," Prof Ilham.
Ada lain kendala prinsipal terkait kampus ini. Yakni tanah tempat kampus IPDN ini, masa pinjam pakainya dengan pemkab sudah berakhir.
"Jadi saat ini kita menempati tanah secara ilegal. Kalau untuk disambung lagi sesuai ketentuan, tidak bisa karena sudah 3 kali. Kecuali kalau pemkab mau menghibahkan tanah itu, baru bisa," pungkasnya. [bim]

