Waspada ! Di Pekanbaru 2 Kasus Penculikan Terjadi dalam Sehari

Ilustrasi Tindak Pidana Penculikan | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Kasus penculikan makin marak di Pekanbaru. Dalam sehari saja, Polresta Pekanbaru menerima 2 laporan kasus penculikan. Salah satunya, dilakukan oleh orang tak dikenal terhadap pelajar SMA, yang belum diketahui motif pelaku.
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Rabu (20/08/2014) mengatakan, kasus pertama terjadi pada Senin (18/08/2014), sekitar pukul 16.30 WIB, di jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, dimana korban inisial DN (16) pelajar SMA diculik oleh orang tak dikenal.
Meski lolos dari penculikan, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya karena mengalami tindak penganiayaan dari pelaku.
"Korban yang mengalami tindak kekerasan selama diculik, dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, selanjutnya keluarga korban membuat laporan resmi di kepolisian,"terang Guntur.
Dihari yang sama, kasus penculikan kedua dialami korban inisial AS (19), warga jalan Harapan Murni Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, yang juga diculik oleh orang tak dikenal. Namun korban baru diketemukan warga pada Selasa (19/08/2014).
"Dua orang saksi (warga) mendapati keberadaan korban, lalu memberitahukan kepada keluarganya pada Selasa sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Guntur.
Guntur menceritakan, kronologis penculikan saat korban tengah berjalan kaki, tepatnya di belakang gudang Turbo. Lalu tiba-tiba datang pria yang tak dikenal dan langsung menutup kepala korban dengan karung. Beruntung aksi ini kepalang diketahui oleh warga setempat yang tengah melintas di TKP.
"Pada saat kejadian ada saksi yang melintas dengan sepeda motor, dan langsung menolong korban, kemudian pelaku segera melarikan diri," jelas Guntur.
Mendapat laporan ini, polisi segera melakukan pendalaman dan mengusut keberadaan pelaku. Adapun keterangan korban dan sejumlah saksi sudah dikumpulkan oleh tim Reskrim Polresta Pekanbaru. [pan]
Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo SIK, Rabu (20/08/2014) mengatakan, kasus pertama terjadi pada Senin (18/08/2014), sekitar pukul 16.30 WIB, di jalan Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, dimana korban inisial DN (16) pelajar SMA diculik oleh orang tak dikenal.
Meski lolos dari penculikan, korban mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya karena mengalami tindak penganiayaan dari pelaku.
"Korban yang mengalami tindak kekerasan selama diculik, dirawat di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru, selanjutnya keluarga korban membuat laporan resmi di kepolisian,"terang Guntur.
Dihari yang sama, kasus penculikan kedua dialami korban inisial AS (19), warga jalan Harapan Murni Kelurahan Tangkerang Timur, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru, yang juga diculik oleh orang tak dikenal. Namun korban baru diketemukan warga pada Selasa (19/08/2014).
"Dua orang saksi (warga) mendapati keberadaan korban, lalu memberitahukan kepada keluarganya pada Selasa sekitar pukul 09.00 WIB," ujar Guntur.
Guntur menceritakan, kronologis penculikan saat korban tengah berjalan kaki, tepatnya di belakang gudang Turbo. Lalu tiba-tiba datang pria yang tak dikenal dan langsung menutup kepala korban dengan karung. Beruntung aksi ini kepalang diketahui oleh warga setempat yang tengah melintas di TKP.
"Pada saat kejadian ada saksi yang melintas dengan sepeda motor, dan langsung menolong korban, kemudian pelaku segera melarikan diri," jelas Guntur.
Mendapat laporan ini, polisi segera melakukan pendalaman dan mengusut keberadaan pelaku. Adapun keterangan korban dan sejumlah saksi sudah dikumpulkan oleh tim Reskrim Polresta Pekanbaru. [pan]

