Kasus Penculikan dan Pembunuhan Jannette
Polisi Tes Kejiwaan Yulia alias Dona, Pembantu Pembunuh Bayi Majikan
DIPERIKSA - Cuplikan Yulias alias Dona Diperiksa di Mapolresta Pekanbaru dari Tayangan KompasTV | Istimewa | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Yulia alias Dona (18) seorang pembantu rumah tangga yang tega membunuh bayi majikannya yang masih berusia 14 bulan tersebut dilakukan tes kejiwaan terhadapnya di Mapolda Riau selama kurang lebih 3 Jam.
Kabag Psikologi Polda Riau Kompol Novian Susilo, Selasa (18/08/2014) mengatakan, tim psikolog dari Polda Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, saat ini belum bisa menyimpulkan hasil psikologi terhadap tersangka Yulia alias Dona. Banyak proses penilaian yang harus dikaji terkait kejiwaan pelaku ini.
"Hasil tidak serta-merta bisa keluar begitu tes selesai, karena kita memerlukan tindakan untuk mengoreksi terkait pernyataan dan jawaban dari tersangka, dan kemudian kita lakukan analisa psikologi, koreksi dan interpretasi dari keterangannya. Kemungkinan dalam dua hari kedepan," ujar Novian.
Novian melanjutkan, kepada tersangka, polisi melakukan tes kejujuran dan konsistensitas dari Yulia, terhadap beberapa pertanyaan yang diberikan. Nantinya, hasil jawaban tersangka terhadap tim psikolog, akan dikroscekkan dengan kebenaran dari tim penyidik, dalam hal ini jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru.
"Kita akan kroscek lagi, untuk itu kita uji kejujuran dari pernyataan Yulia, dan kita mengukur konsistensinya dalam menjawab," terang Novian.
Yulia alias Dona terlihat tiba di Mapolda Riau, Selasa siang, sekitar pukul 13.00 WIB, dengan menggunakan baju lengan panjang bergaris. Ia dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian, dan segera masuk ke ruang Kabag Psikolog Polda Riau. Usai pemeriksaan sekitar pukul 16.30 WIB.
Tersangka penculikan dan pembunuhan bayi Jannette ini enggan berkomentar serta menjawab pertanyaan sejumlah wartawan yang menunggunya. [pan]
Kabag Psikologi Polda Riau Kompol Novian Susilo, Selasa (18/08/2014) mengatakan, tim psikolog dari Polda Riau dan Universitas Islam Negeri (UIN) Suska Riau, saat ini belum bisa menyimpulkan hasil psikologi terhadap tersangka Yulia alias Dona. Banyak proses penilaian yang harus dikaji terkait kejiwaan pelaku ini.
"Hasil tidak serta-merta bisa keluar begitu tes selesai, karena kita memerlukan tindakan untuk mengoreksi terkait pernyataan dan jawaban dari tersangka, dan kemudian kita lakukan analisa psikologi, koreksi dan interpretasi dari keterangannya. Kemungkinan dalam dua hari kedepan," ujar Novian.
Novian melanjutkan, kepada tersangka, polisi melakukan tes kejujuran dan konsistensitas dari Yulia, terhadap beberapa pertanyaan yang diberikan. Nantinya, hasil jawaban tersangka terhadap tim psikolog, akan dikroscekkan dengan kebenaran dari tim penyidik, dalam hal ini jajaran Reskrim Polresta Pekanbaru.
"Kita akan kroscek lagi, untuk itu kita uji kejujuran dari pernyataan Yulia, dan kita mengukur konsistensinya dalam menjawab," terang Novian.
Yulia alias Dona terlihat tiba di Mapolda Riau, Selasa siang, sekitar pukul 13.00 WIB, dengan menggunakan baju lengan panjang bergaris. Ia dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian, dan segera masuk ke ruang Kabag Psikolog Polda Riau. Usai pemeriksaan sekitar pukul 16.30 WIB.
Tersangka penculikan dan pembunuhan bayi Jannette ini enggan berkomentar serta menjawab pertanyaan sejumlah wartawan yang menunggunya. [pan]

