Hamil 4 Bulan, Yulia si Pembunuh Bayi di Pekanbaru Tidak Diistimewakan
Yulia alias Dona | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Meski sedang hamil 4 bulan, Yulia alias Dona (18) pelaku penculikan sekaligus pembunuhan terhadap Jannette bayi 14 bulan tidak mendapat perlakuan istimewa dari kepolisian. Kondisi ini juga tidak akan meringankan hukuman yang nantinya akan diberikan, jika pelaku terbukti bersalah.
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan kepada wartawan Rabu (19/08/2014) mengatakan pihaknya tidak akan memberi perlakuan istimewa terhadap tersangka Dona.
"Tidak ada yang diistimewakan dan kita tetap sesuai prosedur, hanya saja, kita melakukan kontrol kondisi janin Yulia," ujar Hari.
Dalam hal ini, tim dokter kepolisian terus menilik kondisi kesehatan Yulia dan juga janinnya, baik dalam segi pola makan, maupun kandungan gizinya. Sementara untuk proses hukum seperti pemeriksaan dan lainnya, masih akan diterapkan.
"Kepada setiap tersangka tanpa terkecuali, polisi memang melakukan sejumlah tes kesehatan, tak terkecuali untuk Dona, namun perlakuan khusus tidak ada, yang jelas, selain kondisi kesehatan Dona, kondisi janinnya juga dipantau dan sejauh ini masih wajar karena kondisi kesehatannya terkontrol masih bagus," jelasnya.
Selain itu, kata Hari, terkait kondisi Yulia alias Dona yang tengah hamil 4 bulan tersebut, tetap menjalani hukuman dalam kondisi hamil.
"Jika terbukti bersalah, maka pelaku ini akan tetap menjalani proses hukuman sesuai yang ditetapkan," pungkasnya. [pan]
Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Hariwiyawan kepada wartawan Rabu (19/08/2014) mengatakan pihaknya tidak akan memberi perlakuan istimewa terhadap tersangka Dona.
"Tidak ada yang diistimewakan dan kita tetap sesuai prosedur, hanya saja, kita melakukan kontrol kondisi janin Yulia," ujar Hari.
Dalam hal ini, tim dokter kepolisian terus menilik kondisi kesehatan Yulia dan juga janinnya, baik dalam segi pola makan, maupun kandungan gizinya. Sementara untuk proses hukum seperti pemeriksaan dan lainnya, masih akan diterapkan.
"Kepada setiap tersangka tanpa terkecuali, polisi memang melakukan sejumlah tes kesehatan, tak terkecuali untuk Dona, namun perlakuan khusus tidak ada, yang jelas, selain kondisi kesehatan Dona, kondisi janinnya juga dipantau dan sejauh ini masih wajar karena kondisi kesehatannya terkontrol masih bagus," jelasnya.
Selain itu, kata Hari, terkait kondisi Yulia alias Dona yang tengah hamil 4 bulan tersebut, tetap menjalani hukuman dalam kondisi hamil.
"Jika terbukti bersalah, maka pelaku ini akan tetap menjalani proses hukuman sesuai yang ditetapkan," pungkasnya. [pan]

