Inkubator Literasi Pustaka Nasional, Memberdayakan Masyarakat dengan Menulis

Inkubator Literasi Pustaka Nasional, Memberdayakan Masyarakat dengan Menulis

Edi Wiyono, Pemred Perpusnas Press

Beritariau.com, Pekanbaru - Inkubator Literasi didesain untuk mendorong, membina dan mempercepat kemampuan dan keberhasilan masyarakat untuk menghasilkan karya dalam bidang penulisan, terutama dengan tematik kearifan lokal. Karya tersebut kemudian dibukukan, diterbitkan dan didiseminasikan ke tengah-tengah masyarakat sebagai bagian dari khazanah ilmu pengetahuan.

Demikian penjelasan Edi Wiyono, Pemred Perpusnas Press terkait dengan kegiatan Program Inkubator Literasi yang tengah berjalan.

Dia mengatakan, tujuan Inkubator Literasi adalah, pertama menciptakan tradisi dan iklim penulisan, sekaligus menyalurkan pemikiran positif dan inovatif untuk meningkatkan literasi masyarakat. Kedua mendorong hadirnya buku-buku yang dibutuhkan masyarakat sekaligus untuk memperkuat konten literasi, ketiga melahirkan penulis-penulis kreatif dari berbagai penjuru daerah di Indonesia, keempat memperkuat eksosistem kepenulisan dan kelima  sinergitas dan kolaborasi dengan segenap stakeholder. 

"Subtansinya Inkubator Literasi adalah untuk memberdayakan masyarakat melalui tulisan sebagai karya anak bangsa. Kemampuan menulis secara baik sesungguhnya adalah roh dari literasi. Membaca, berpikir kritis/merangkai gagasan, menulis, menerbirkan dan menyebarluaskan ke masyarakat adalah siklus dari literasi. Masyarakat harus didorong dan didukung untuk lebih berdaya dengan kompetensi dan kapasitas yang dimiliki, termasuk kapasitas sebagai seorang penulis," tambah Edi Wiyono," Rabu (14/6/2023).

"Inkubator Literasi mengedepankan kerja-kerja kolaborasi dan sinergitas dengan berbagai stakeholder. Dalam tiga tahun perjalanan ILPN, penyelanggaraannya menggandeng berbagai mitra. Dan saya mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Salmah Creative Writing yang telah bersinergi untuk penyelenggaraan Inkubator Literasi Wilayah Provinsi Riau. Semangat literasi dengan penguatan budaya menulis yang selama ini telah dilakukan Salmah Creative Writing, tentunya akan menjadi kekuatan tersendiri untuk bersama-sama menyebarkan virus menulis di masyarakat Riau," ujarnya.

Sementara itu, Founder SCW, Siti Salmah menjelaskan kegiatan ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Perpusnas dengan komunitas literasi di sejumlah daerah di Indonesia, khusus di Riau dipercayakan kepada komunitas literasi SCW.

"Alhamdulillah, untuk di Riau, komunitas literasi SCW mendapat kepercayaan dari Perpusnas RI untuk menggelar kegiatan Inkubator Literasi Pustaka Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2023 ini," sebutnya.

Dijelaskannya, ada sejumlah kegiatan yang diadakan, seperti Lomba Menulis Esai, nantinya akan ada workshop bagi 15 peserta terbaik, lalu akan dipilih 3 karya esai terbaik serta karya 15 peserta terbaik nantinya akan dibukukan dan akan diluncurkan di akhir kegiatan.

Untuk itu, dia mengajak kepada masyarakat Riau khususnya untuk mengikuti kegiatan lomba esai yang mengambil tema "Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berbasis Kearifan Lokal dan Digitalisasi”.

Adapun tahapan kegiatan Inkubator Literasi Pustaka Nasional Tingkat Provinsi Riau Tahun 2023 yaitu Pengumpulan karya/tulisan peserta (15 Mei - 15 Juni 2023), Pengumuman Penulis Terseleksi (26 Juni 2023), Workshop (1 Juli 2023), Kurasi (10-13 Juli 2023), Pengumuman 3 Besar (15 Juli 2023), Peluncuran Buku Inkubator Literasi Daerah Riau (14 Agustus 2023). (*)